Masa Jabatan Lurah Habis, Labuhanratu Adakan Perpisahan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kecamatan Labuhanratu, Bandarlampung mengelar perpisahan Lurah Kotasepang, Hartayo yang telah habis masa jabatanya. Kegiatan dipusatkan di kantor kecamatan setempat di Jl. Sultan Agung, Gang Tirtayasa, Senin (26/10).

Acara tersebut dihadiri Camat Labuhanratu, Tarsi Juliawansa, S.S.T.P, M.M., beserta jajarannya dan seluruh lurah se-kecamatan setempat.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan tersebut, Tarsi kepada medialampung.co.id mengatakan, kegiatan tersebut sebagai penghargaan atas jasa Lurah Hartoyo berikut seklur Kotasepang, dan Hepi seklur Pepangjaya selama menjabat.

Kata dia, Hartoyo merupakan lurah pertama atau awal pemekaran Kotasepang dari kelurahan induk Sepangjaya sekitar delapan tahun silam.

Intinya, ASN ketika sampai waktu yang telah ditetapkan undang-undang memang harus pensiun, dan ketika mencapai masa pensiun hartoyo dinyatakan sehat dan walafiat.

Alhamdulillah ketiga pejabat kelurahan yang ada di kecamatan Labuhanratu ini semuanya sehat, ketika lepas masa jabatanya

Sementara mantan lurah kota sepang Hartoyo mengatakan, kesan semasa menjabat Lurah sangat luar biasa, dari warga, staf, lurah, sampai di tingkat kecamatan memiliki visi untuk memajukan wilayahnya masing-masing.

“Terutama wilayah Kotasepang sangat luar biasa, saya merasa terharu di setiap kegiatan yang diadakan dari program hingga yang lainya. Saya mengucapkan terimakasih banyak, berharap kondisi, tetap bagus, selamanya untuk memajukan wilayah Kotasepang khususnya,” terangnya.

Dan harapan mengingat kota sepang masih baru, terhitung dari tahun 2012, bisa menyamakan dengan yang lainya sehingga, dapat menciptakan kebersamaan semakin mantap.

Kesan sangat luar biasa saya tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata terkecuali, terima kasih.

Berharap kedepan dapat melanjutkan program juga menciptakan inovasi baru demi memajukan kelurahan tersebut,

Yang sudah berjalan saat ini seperti menanam Pohon pengantin, yang ditanam setelah menikah, juga merupakan tanaman khas kota sepang, seperti pohon secang dan pohon sirsak.

Juga dari tahun 2013 sampai dengan saat ini, menanam pohon gras bernyawa, cabe jawa, berharap masyarakat dapat ikut dalam program tersebut, agar di setiap rumah dapat memilikinya.

Bagi yang sudah lansia dapat produktif, hanya dengan menanam satu sampai 2 batang cabe jawa di depan rumah, dapat memiliki penghasilan, mengingat harga yang menggiurkan 1 kg mencapai 38.000, sehingga mendapatkan hasil tambahan. Hal tersebut sedang diupayakan berawal dari tahun 2017 sampai saat ini.

Kelurahan kota sepang memiliki tempat wisata olahraga, lokasi gang perlik, masyarakat dapat memanfaatkannya dengan berolahraga, untuk menjaga kebugaran. berharap masyarakat juga dapat kompak untuk menjaganya. (ion/mlo)




Pos terkait