Masa New Normal, Wisatawan di Lampung Meningkat

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Dr. Edarwan, M.Si.

Medialampung.co.id – Di massa pandemi Covid-19 wisatawan di Lampung relatif menurun, sebelum pandemi perjalanan wisatawan di Lampung hampir 11 juta orang.

“Ketika Pandemi melanda bisa dikatakan wisatawan zero (0) untuk sementara. Selanjutnya setelah New Normal dan

Bacaan Lainnya



Lampung siap menerima wisatawan mulai aktif lagi dan perkembangan terakhir bulan September untuk kunjungan hotel rata rata 60 persen,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Dr. Edarwan, M.Si., Saat diwawancarai awak media di Balai Keratun, Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Jumat (16/10).

Lanjutnya, hotel bisa menggambarkan Kunjungan wisatawan datang ke Lampung walaupun tidak semua di hotel.

“Dengan 60 persen itu menurut saya ini merupakan satu tren yang baik hanya saja ditengah kenaikan itu kita harus meningkatkan kewaspadaan yang tinggi oleh sebab itu penerapan protokol Kesehatan mutlak ikuti,” Tambahnya.

Edarwan juga menambahkan, Karena kita tidak bisa memilih satu diantara dua yaitu bagaimana menyelamatkan nyawa manusia artinya melindungi masyarakat menjadi tugas pemerintah itu tidak ada tawarannya.

Yang kedua yang tidak bisa ditawar, yaitu bagaimana menggerakkan ekonomi masyarakat di sektor pariwisata itu harus tetap berjalan dengan mengutamakan protokol kesehatan.

“Protokol Kesehatan wajib dan menggerakkan ekonomi juga wajib dan tidak bisa dipilih. Dan Alhamdulillah kondisi Pariwisata di Lampung saat ini tren nya membaik ditunjang dengan infrastruktur yang dari jawa atau pun pun dari Sumatera Selatan baik darat, Udara dan laut sudah bisa dikatakan baik,” paparnya.

Kemudian kondisi Covid-19 di Lampung penanganannya baik dibandingkan provinsi lain. Indikator nya seperti kegiatan kegiatan kementerian terutama Pariwisata diadakan di Lampung cukup baik dan hampir setiap minggu ada kegiatan.

“Selain kita mewajibkan penerapan protokol kesehatan dan juga kita minta para pelaku-pelaku usaha lebih sadar dalam penerapan protokol tersebut,” ujarnya.

Pemerintah juga sekarang sedangkan menyiapkan sertifikasi protokol kesehatan. Dan dalam tahap sosialisasi, Para dunia usaha saat ini sedang mendaftar secara online. Bulan November tim sertifikasi akan datang ke lapangan mengecek kondisi wisata, jika semua sudah masuk kriteria maka akan diberikan sertifikasi.

“Sertifikasi tersebut bisa menarik dan menambah keyakinan para wisatawan untuk berwisata di Lampung,” tutupnya. (ded/mlo)



Pos terkait