Masih Banyak Warga Bandarlampung Serahkan Berkas Pengajuan BPUM

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masih banyaknya warga Kota Bandarlampung berbondong-bondong mengantar berkas pengajuan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) ke kantor Dinas Koperasi dan UKM pada Jumat (4/9).

Untuk mempermudah permodalan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang terdampak COVID-19, Presiden meluncurkan stimulus BPUM melalui Kementerian Koperasi dan UKM sebagai salah satu penyalurnya.

Bacaan Lainnya



BPUM ini kurang lebih diperuntukkan bagi 12 juta UKM se-Indonesia, dari berbagai bidang. Total bantuan yang didapatkan oleh masing-masing UKM senilai  Rp 2,4 juta. 

Sementara Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandarlampung hingga hari ini setidaknya sudah menginput 8.400an berkas pengusul BPUM. 

Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Bandarlampung Mutiah M. Aliun mengatakan pada tahap pertama sudah mengirim sebanyak 7.000 data pengusul.

“Sedangkan pada tahap kedua sudah mengirimkan data sebanyak 1468 data. Untuk hari ini masih cukup banyak yang memasukan berkas pengajuan, diperkirakan ada 4000 an untuk hari ini saja,” jelas Mutiah.

Hari ini, dijadwalkan menjadi hari terakhir pengajuan berkas BPUM melalui Dinas Koperasi dan UKM Bandarlampung, meskipun menurut jadwal nasional pengajuan hingga minggu kedua September 2020.

Menurut Mutiah, jeda waktu tersebut digunakan untuk menginput sejumlah data berkas yang sudah masuk. 

“Terakhir, data yang sudah masuk ke Kementerian Koperasi sudah 9 juta pengusul, sisa 3 juta. Maka kami harus cepat menginput dan mengirimkannya ke pusat,” sambungnya.

Mutiah berharap, masyarakat yang nantinya mendapatkan BPUM ini, dapat menggunakan dana Rp 2,4 juta tersebut untuk membantu permodalan masyarakat, dalam hal ink pemilik UKM yang terdampak COVID-19.

Sampai hari ini pengajuan berkas masih berlangsung. Animo masyarakat yang begitu tinggi tak ayal menimbulkan kerumunan dan mengabaikan protokol kesehatan.

Terkait hal ini, dia menyebut sudah meminta bantuan Pol PP dan juga staf dalam memecah kerumunan masyarakat yang mengantri mengajukan berkas di depan Kantor Dinas Koperasi dan UKM.

Pantauan terakhir di lokasi, masyarakat Bandarlampung masih banyak yang berkerumun, karena memang banyaknya amino yang ingin mengajukan modal. Namun demikian, mereka masih tetap menggunakan masker ada yang berdiri, hingga duduk bersandar di dinding lorong gedung. 

Salah satu pemilik UKM Lina asal Labuhan Ratu Bandarlampung mengungkapkan, ia mengetahui perihal pengajuan BPUM ini dari ketua RT, dan setelah semua berkas lengkap, hari ini dia menyerahkannya ke Dinas Koperasi dan UKM Bandarlampung.

“Saya sehari-harinya jualan nasi matang. Saya berharap bisa dapat bantuan modal  buat tambah usaha saya,” ungkapnya.(*/mlo)



Pos terkait