Masyarakat Kota Bandarlampung Harus Membiasakan Diri Makan Ikan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Program Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) yang dilaksanakan pada Kamis (15/4) di salah satu rumah warga di Jl. Pulau Ambon Griya Sukarame Kecamatan Sukarame adalah bertujuan agar masyarakat Kota Bandarlampung bebas kasus stunting.

Dirjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Ati Widyati mengatakan saat acara Perluasan Gemarikan di Kecamatan Sukarame, Bandarlampung, “Kami punya program dengan tujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan. Manfaatnya untuk kesehatan, kecerdasan, dan ini penting untuk 1.000 hari kehidupan, yaitu mulai dari dalam perut,” kata dia. 

Bacaan Lainnya


Selain untuk ibu hamil, lanjut Ati, remaja putri juga wajib mengkonsumsi banyak ikan, karena remaja putri merupakan akan melahirkan penerus keturunan.

“Stunting merupakan gizi buruk kronis, ini akan berakibat bahaya nanti. Saat dewasa nya kurang produktif. Kalau tidak produktif nanti jadi beban keluarga dan lingkungan, makanya harus ditanggulangi,” lanjutnya.

Selain bergizi tinggi, ikan juga hemat energi karena cepat matang ketika dimasak. Sehingga dapat menghemat bahan bakar, tapi memberikan manfaat yang luar biasa.

“Ikan mengandung asam lemak tidak jenuh yang baik untuk aliran darah, jadi mencegah stroke,” terangnya.

Selain himbauan tentang makan ikan, masyarakat juga dibagikan produk ikan dari Kota Bandarlampung, selain mengenalkan produk olahan ikan, tapi juga untuk meningkatkan perekonomian daerah juga.

“Bandarlampung kan sumber ikannya banyak, jadi bisa diolah menjadi makanan olahan yang menjadi ciri khas Bandarlampung,” tuturnya.

Ia berharap, generasi milenial dapat ikut serta dalam menurunkan ide-ide baru untuk membuat produk olahan ikan lebih menarik lagi.

Merujuk pada data nasional yang diungkapkan Ati, konsumsi ikan di Provinsi Lampung rata-rata adalah 33,85 kilogram per kapita, dan angka tersebut masih di bawah angka rata-rata nasional yang saat ini mencapai sekitar 54 kilogram per kapita.

“Jadi menurut saya, perlu ditingkatkan sosialisasi banyak makan ikan. Karena kandungan omega 3 ini yang tidak tergantikan,” tutupnya. 

Sementara itu, Walikota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan, mengkonsumsi ikan sangat baik untuk kesehatan. “Selain itu, mengkonsumsi ikan juga dapat meningkatkan kecerdasaan. Apalagi Kota Bandarlampung merupakan tempat sumber ikan,” kata dia. 

Saat ini, lanjut Eva, Pemkot Bandarlampung juga sedang meningkatkan kreativitas dalam membuat olahan ikan.

“Selain untuk dikonsumsi sendiri, juga bisa sebagai dijual sehingga dapat meningkatkan perekonomian,” tutupnya.(*/mlo)




Pos terkait