Mau Pupuk Subsidi? Gabung Dulu dengan Poktan atau Gapoktan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Para petani yang ingin mendapatkan jatah pupuk subsidi di Lampung Tengah wajib tergabung dalam kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan).

Pasalnya, kebutuhan pupuk subsidi sudah masuk dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Bacaan Lainnya

Sekretaris Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura Lamteng Edy Dariyanto menyatakan, petani wajib tergabung dalam poktan dan gapoktan jika mau mendapatkan jatah pupuk subsidi.

“Harus gabung dengan poktan dan gapoktan. Jika tidak nggak akan dapat jatah pupuk subsidi. Sebab, pupuk subsidi yang diterima sudah masuk dalam RDKK. Hal ini sudah kita sampaikan kepada petani melalui penyuluh pertanian,” katanya.

Edy melanjutkan, basis pengajuan kebutuhan pupuk subsidi sekarang ini masih NIK (nomor induk KTP). “Sekarang ini basisnya masih NIK sehingga masih bisa diakali. Lebih sulit lagi jika basisnya menggunakan KK,” ujarnya.

Jatah pupuk subsidi, kata Edy, maksimal  punya lahan 2 hektar. “Maksimal petani dapat pupuk subsidi punya lahan 2 hektar. Jika petani punya lahan 4 hektar, kebutuhan pupuk 2 hektarnya harus pakai pupuk nonsubsidi,” ungkapnya.

Terkait jumlah poktan dan gapoktan di Lamteng, Edy menyatakan untuk poktan ada sekitar 5.600-an. 

“Kalau gapoktan ada sekitar 318. Kalau petani yang tak tergabung butuh pupuk subsidi sudah nggak bisa lagi. Portalnya sudah dikunci pusat. Pengajuannya by name by addres,” katanya. (sya/mlo)




Pos terkait