Mayat Dalam Karung Tanpa Identitas Dipastikan Bukan Warga Batuketulis

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Camat Batuketulis, Kabupaten Lampung Barat Sutian, S.Pd, M.Pd, memastikan mayat pria yang ditemukan dalam karung di aliran sungai Curug Way Wali, di Pemangku Mekarjaya, Pekon Atarkuwau, pada selasa (2/11) bukan warga yang berasal dari wilayah setempat. 

“Kita sudah koordinasikan ke seluruh peratin dan jajaran aparatur pekon agar menginformasikan ke wilayah masing-masing agar jika ada warga yang hilang untuk segera melapor. Tapi sejauh ini dari informasi di setiap pekon belum ada laporan, sehingga sementara ini dipastikan itu bukan warga Kecamatan Batuketulis,” ujarnya. 

Bacaan Lainnya

Dikatakan Sutian, penemuan mayat pria tanpa identitas itu sangat menggemparkan warga, mengingat lokasi tersebut sulit dijangkau dan hanya dikunjungi oleh kalangan masyarakat yang hobi memancing ikan khususnya di sungai.

“Ya sebetulnya cukup aneh, karena lokasi itu sangat jarang dijangkau oleh masyarakat, kalau mau pergi kesana tujuannya memancing ikan. Karena jarak dari pemukiman warga di pemangku mekarjaya itu lebih kurang satu kilometer dari TKP,” jelasnya.

Menurut dia, dengan kondisi ditemukan tanpa identitas, kematian pria yang belum diketahui penyebabnya itu terbilang terbilang misterius. Banyak warga yang menduga-duga kematian pria yang dalam posisi terikat di dalam karung itu korban pembunuhan. 

“Semalam, jenazah korban yang semula tiba di UPT Puskesmas Batuketulis langsung dibawa ke RS Bhayangkara Kota Bandarlampung dengan menggunakan ambulans. Tentu kita hanya bisa berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kejadian itu, dan masyarakat juga harus membantu menginformasikan apabila ada warga yang merasa kehilangan sanak familinya, dengan begitu mudah-mudahan peristiwa bisa segera terungkap,” tutupnya.

Sebelumnya, warga Pemangku Mekar Jaya, Pekon Atarkuwau, Kecamatan Batuketulis, Kabupaten Lampung Barat digegerkan dengan peristiwa penemuan mayat yang berada dalam karung di curup Way Wali, Selasa (2/11) sekitar pukul 10.30 WIB. 

Peratin Atarkuwau Tri Aryogi membenarkan peristiwa tersebut. Karung yang berisi mayat tersebut pertama kali ditemukan warga yang sedang memancing di sungai.

“Lokasinya di sungai, awalnya saat itu warga kami sedang memancing dan melihat karung yang mengambang di air, saat itu karung sudah dipenuhi lalat dan ketika dilihat lebih dekat ternyata berisi mayat,” jelasnya.

Usai mengetahui hal tersebut, warga langsung berusaha menepikan karung tersebut dan langsung menghubungi aparat pekon agar dapat segera dilaporkan ke Polsek Sekincau. (edi/mlo)

Pos terkait