Menara Masjid Tertinggi di Sumatera ada di Bandarlampung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung makin gencar membangkitkan wisata daerah termasuk menjadikan Masjid Agung Al-Furqon salah satu destinasi wisata religi, dengan ketinggian 114 meter. 

Angka 114 sendiri melambangkan jumlah surat yang terdapat dalam Al-Qur’an yakni 114 surat. Masjid yang terletak di jantung kota di Jl.Diponegoro atau tepatnya di persimpangan antara Jl. Dr. Susilo dan Jl. Diponegoro dekat perkantoran Pemda Kota Bandarlampung Telukbetung Utara.

Bacaan Lainnya

Menara Masjid Al-Furqon yang dibangun sejak tahun 2017 dengan anggaran sekitar Rp.20 miliar itu menjadi ikon baru di Kota Bandarlampung.

“Hari ini Bunda meresmikan masjid tertinggi di Indonesia, hari ini bertepatan dengan hari Jumat yang penuh barokah, semoga bisa menjadikan syiar agama Islam dan bermanfaat untuk masyarakat Kota Bandarlampung. Terimakasih kepada Walikota ke-10 Bapak H. Herman HN atas pembangunan menara masjid ini,” ucap Eva Dwiana, Jumat (18/6).

“Menara Masjid Agung Al-Furqon ini akan menjadi ikon baru yang ada di Kota Bandarlampung. Menara setinggi 114 akan menjadi wisata religi, memiliki sarana lift dan jalur untuk difabel, menara yang tertinggi dan termegah di Provinsi Lampung. Juga tertinggi se-Sumatera,” ujarnya 

Lanjutnya, ia juga menjelaskan menara Masjid Agung Al-Furqon ini akan menjadi destinasi wisata religi Bandarlampung dan terbuka untuk umum.

“Dengan adanya menara Masjid Agung Al-Furqon ini, masyarakat bisa melihat keindahan Kota Bandarlampung, dan bisa melihat seluruh sudut Kota Bandarlampung secara 360 derajat,” ungkapnya. 

Sementara di tempat yang sama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung, Iwan Gunawan menjelaskan jika pengerjaan Menara setinggi 114 meter ini menelan anggaran belanja daerah sebesar Rp20 Miliar. Dengan rincian Tahun Anggaran (TA) 2017 sebesar Rp3 Miliar, TA 2018 sebesar Rp7 Miliar dan TA 2019 sebesar Rp10 Miliar. 

“Pembangunan menara ini menelan anggaran APBD Tahun 2017 hingga 2019, dengan sebanyak tiga termin tahun anggaran. Nantinya untuk pengelolaan akan kita berikan kepada pengurus masjid, tekniknya para pengurus yang akan mengatur bagaimana untuk perawatan menara ini,” tandasnya. 

Peresmian menara Masjid Al-Furqon tersebut dihadiri Walikota Eva Dwiana dan Wakil Walikota Dedy Amrullah, Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Yan Budi Jaya, S.IK., M.M., Dandim 0410/KBL Letkol Inf Romas Herlandes, Kepala OPD Kota Bandarlampung, serta para pengurus masjid Al-Furqon.(jim/mlo)




Pos terkait