Mendagri Tetapkan Lambar Sebagai Kabupaten Sangat Inovatif

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kabupaten Lampung Barat dinobatkan sebagai kabupaten sangat inovatif, berada diperingkat 25 dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Bahkan  predikat sangat inovatif yang diterima Bumi Beguai Jejama Sai Betik tersebut, menjadi satu-satunya yang diterima oleh seluruh kabupaten/kota se-Lampung.

Kepala Badan Penelitian Dan Pengembangan (Balitbang) Lambar Tri Umaryani, S.P, M.Si., mengatakan, berdasarkan keputusan Mendagri No.002.6-415/2019 tentang penyusunan hasil pengukuran indeks inovasi daerah, pada pusat penelitian dan pengembangan inovasi daerah Balitbang tahun 2019, maka menempatkan Lambar sebagai salah stau kabupaten/kota yang mendapatkan predikat sangat inovatif dengan indeks 12.500.

Bacaan Lainnya



”Pengukuran indeks inovasi daerah dilakukan dengan mekanisme input data inovasi daerah oleh Balitbang kepada Kemendagri melalui Sistem Aplikasi Indeks Inovasi Daerah (SAID),” ungkap Tri Umaryani.

Terusnya, hasil pengukuran indeks inovasi daerah tahun 2019  diberikan kepada pemerintah daerah yang melaporkan inovasi daerahnya kepada Pusat Litbang Inovasi Daerah Balitbang Kemendagri. Predikat yang diterima oleh kabupaten /kota tidak sama, untuk yang tertinggi itu sangat inovatif, kemudian inovatif, kurang inovatif.

”Jadi awalnya kita melaporkan inovasi-inovasi daerah ke Kemendagri dan Alhamdulillah kita mendapatkan hasil yang memuaskan, dimana berdasarkan indeks 12.500, kabupaten kita berhasil mendapatkan predikat sebagai kabupaten sangat inovatif,” kata dia.

Inovasi daerah yang menjadi penilaian diantaranya, tata kelola pemerintah daerah, inovasi pelayanan publik, dan inovasi lainnya yang disesuaikan dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah. Lambar sendiri mengajukan cukup banyak inovasi daerah.

”Kita bersyukur meskipun  kita berada di sangat  ujung Lampung, kita terus berinovasi, dan kedepan akan menjadi semangat lebih baik lagi. Dan tentu perlu dukungan seluruh OPD untuk dapat mengembangkan inovasi daerah,” pungkasnya. (nop/lus/mlo)



Pos terkait