Mengaku Jadi Korban Perampasan, Driver Ojol Ini Justru Diamankan Polisi

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Satuan reskrim Polresta Bandarlampung menangkap seorang pria berinisial DS (22), warga Kelurahan Kupang Raya Kecamatan Telukbetung Utara, Selasa (27/7).

Itu karena yang bersangkutan diduga membuat laporan palsu, yakni mengaku menjadi korban kekerasan dan perampasan di Sekitar Jl. Pahlawan Kedaton Bandarlampung.

Bacaan Lainnya

Menurut Keterangan tersangka yang bekerja sebagai driver ojek online dirinya mendapat orderan offline dari seorang pria yang meminta diantar ke jalan pahlawan kedaton yang kemudian oleh tersangka diantar dan sampai di lokasi tersangka mengaku ditodong dengan menggunakan pisau lalu sepeda motornya langsung diambil secara paksa berikut STNK-nya.

Kasat reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana Z, S.IK., SH., MH. Mengatakan piket reskrim setelah mendapat laporan dari tersangka langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara dengan memeriksa saksi-saksi dan petunjuk seperti CCTV atau lainnya namun tidak ada yang mengetahui terjadinya peristiwa yang dialami oleh tersangka sehingga setelah dilakukan pemeriksaan tersangka akhirnya mengakui bahwa motornya tidak dirampas melainkan dipinjam oleh temannya. Dan akibatnya tersangka kemudian diamankan berikut laporan pencurian yang telah dibuatnya serta rekaman CCTV.

Dan menurut keterangan tersangka membuat laporan palsu tersebut karena tidak ingin membayar angsuran sepeda motornya yang masih kredit dan juga tersangka ingin mendapatkan asuransi.

Akibat perbuatan tersangka Polisi akan menjerat dengan pasal 266 KUHP atau 220 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun.(jim/mlo)


Pos terkait