Menjaga Eksistensi Bahasa Indonesia dan Sastra Lisan Lampung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id, BALIKBUKIT – Kantor Bahasa Lampung sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat dan Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) menggelar tiga kegiatan.

Kabid Kebudayaan Riady Andrianto, S.H mendampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulki, S.Pd, M.M mengatakan, adapun tiga kegiatan yang dilaksanakan tersebut, yaitu penyuluhan kemahiran berbahasa Indonesia bagi tenaga profesional dan calon tenaga profesional guru sekolah dasar (SD) di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Way Empulau Ulu Kecamatan Balik Bukit, Kamis-Sabtu (20-22/6/2019). Lalu kegiatan peningkatan mutu komunitas bahasa dan sastra untuk generasi muda (Sastra Lisan) se-Lampung Barat, Jumat-Minggu (21-23/6) di Aula Kenghatun Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) serta pembinaan komunitas baca se-Kabupaten Lampung Barat di Sekretariat GLD atau Wisma Sindalapai pada Sabtu-Minggu (22-23/6).

Bacaan Lainnya



Menurut dia, adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah agar masyarakat Indonesia mencintai dan memasyarakatkan Bahasa Indonesia di dalam setiap aspek kehidupan, menjadikan Bahasa Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri, serta meminimalisir efek globalisasi dan modernisasi yang menganggap bahasa asing lebih merupakan bahasa internasional, karena dalam rangka melaksanakan amanat Undang-Undang No. 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, dan lambang negara serta lagu kebangsaan pemerintah RI melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan upaya-upaya peningkatan fungsi Bahasa Indonesia menjadi Bahasa Internasional.

Tujuan lainnya, kata dia, agar terjadinya kontinuitas transformasi sastra lisan Lampung dari Generasi Pendahulu (Maestro Sastra Lisan) ke generasi sekarang atau pun generasi muda. Sehingga diharapkan dengan bertransformasinya sastra lisan ini akan terus terjaga dan lestari di masa-masa mendatang.

“Selain itu, untuk memperkuat sinergitas antar para penggiat literasi daerah dan tenaga pendidik yang mendapatkan tugas sebagai penggerak literasi sekolah, sehingga peran Kantor Bahasa Lampung sebagai salah satu unit gerakan literasi nasional dapat menjadi mitra pendukung dan turut serta mensukseskan gerakan literasi daerah Lampung Barat,” pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait