Meraih Nilai Pendidikan Dari Puasa Ramadhan

  • Whatsapp

Oleh : Pairozi, M.Pd.I (Kepala MAN 1 Lambar) 

Allah SWT yang maha bijaksana dalam memberikan  perintah kepada umatnya pasti mengandung hikmah, manfaat dan  maslahah. Begitu pula dengan Puasa di bulan Ramadhan bila dilihat dari sudut maqasidnya agar manusia mengambil iktibar, ibrah dan nilai pendidikan yang terdapat di dalamnya secara umum.

Bacaan Lainnya



Dalam bulan Ramadhan diciptakan diiringi dengan banyaknya keistimewaan yang tidak ditemukan pada sebelas bulan yang lainnya. Misalnya; tidurnya orang yang sedang berpuasa dihitung pahala, nafasnya bernilai dzikir, semua amalan ibadah pahalanya dilipat gandakan oleh Allah SWT, kemuliaan malam lailaitul qadar dan masih banyak keistimewaan-keistimewaan yang lain.  Di bulan Ramadhan banyak sekali ibadah yang kita lakukan mulai habis sahur hingga akan sahur lagi.

Rangkaian ibadah seperti halnya puasa, tadarus, shalat dhuha, shalat tarawih, shalat witir, shalat tahajud dan yang lainnya yanga apabila dilaksanakan dengan ikhlas dan khusu’ maka kita akan memperoleh keutamaan sebagaimana yang telah dijanjikan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S. Al-Baqarah 183, “Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu supaya kamu bertaqwa”.

Keutamaan yang akan diterima oleh mereka yang berpuasa tidak lain berupa keutamaan tertinggi berupa predikat taqwa.  Kadar ketaqwaan inilah yang akan menentukan pola hidup seseorang. Sebagaimana diketahui, bahwa bertaqwa berarti menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Artinya, orang yang bertaqwa memiliki akhlak yang mulia, karena ia mampu menjaga diri dari perbuatan yang tak berguna/bermanfaat.

Bulan Ramadhan, bulan rahmat dan pengampunan, bulan mempelajari Al quran, bulan kemurahan hati, bulan kesabaran dan ketekunan, bulan ketaatan dan perbuatan baik, bulan berkah, Ramadhan merupakan bulan pendidikan yang dengannya akan membudaya dalam jiwa kesadaran akan banyaknya pelajaran dan pendidikan yang manfaat.

Diantara manfaat pendidikan puasa Ramadhan adalah mengajarkan tentang Kesabaran, menahan diri dari makanan, minuman, nafsu, menahan rasa panas dan haus yang terkadang ekstrem selama tiga puluh hari. Hal ini dapat membimbing si tuan agar menjadi lebih toleransi kepada asisten rumah tangga dari sebelumnya, yang selalu menuntut sang asisten untuk membuat atau membeli makanan favorit sang tuan, hingga selanjutnya ia jadi pemenang atas dirinya sendiri.

Pendidikan akan bersabar dan bertahan saat melawan musuh utama yaitu nafsu dan dialihkan untuk memenuhi perintah Allah SWT dan menghindari bercampurnya niat lillahi ta’ala dari hal yang tidak seharusnya, sehingga si hamba akan mampu mengamati apa yang boleh dilakukan di saat Bulan Ramadhan, ia dapat berpuasa penuh kesadaran, menutup mata dan menjaga lisan.

Pendidikan tentang Kedermawanan di semua tingkatan dengan memberikan bantuan kepada si miskin dan yang membutuhkan, menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya dalam memenuhi kebutuhan, dan melakukan perbuatan baik lainnya seperti memberi makanan untuk berbuka puasa.

Pendidikan tentang Ketulusan niat dan mencari ridho-Nya dengan kepatuhan dalam melakukan perbuatan baik dan mengutamakan nilai afdhaliatnya. Menyebarkan semangat Persaingan dan berlomba-lomba dalam ketaatan dan kepatuhan, menyegerakan perbuatan baik, serta lurus dalam perbuatan kebenaran dan kebaikan. Menanamkan Belas kasih di hati kepada yang lemah dan yang miskin.

Selanjutnya Pendidikan tentang Mengerjakan shalat wajib dan tidak mengabaikannya. Pendidikan tentang persatuan, persamaan persepsi dan mengurangi perpecahan, tergambar saat semua Muslim berpuasa bersama ketika mereka melihat bulan sabit dan berbuka puasa ketika melihatnya pada akhir bulan suci Ramadhan. Pendidikan untuk mengendalikan emosi dan kemarahan.

Pendidikan untuk memanfaatkan waktu dengan manfaat dan bukan menyia-nyiakannya. Pendidikan tentang Kerendahan hati dan kurangnya kesombongan. Pendidikan Kepuasan dengan rizki yang diberikan Allaw SWT, tidak peduli seberapa jumlah dan besar kecilnya, membiasakan diri dengan penghematan dan mengurangi keinginan untuk bermewahan-mewahan.

Pendidikan untuk tidak memaksakan diri memiliki sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan, terlebih jika itu memang diluar kemampuan untuk mendapatkannya. Menyebarkan semangat kerjasama dalam keluarga dan di masyarakat secara keseluruhan. Membantu orang-orang berdosa untuk meninggalkan dosa-dosa mereka dan kembali kepada Allah SWT.

Pendidikan Kesetaraan antara si miskin dan si kaya, para pejabat dan rakyat biasa. Dengan tumbuhnya kesadaran dan perbaikan diri sebagai dampak positif dari pendidikan Bulan ramadhan akan berimbas dengan bahwa bebas dari aturan ilahi bagi seorang hamba bukanlah hal terbaik bagi diri.



Pos terkait