Merasa Tidak Dilayani, Warga Ngamuk di Puskesmas Bandaragung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Niat hati datang ke Puskesmas Bandaragung, Kecamatan Terusannunyai, Lampung Tengah, untuk berobat, seorang warga yang merasa tak dilayani mengamuk.

Mengendarai sepeda butut, wanita yang mengaku bernama Dewi Lestari ini mengumpat petugas Puskesmas Bandaragung, Senin (4/1).

Bacaan Lainnya


Menurut Dewi, dirinya kecewa atas pelayanan pihak puskesmas yang terlalu bertele-tele dan mengajukan banyak pertanyaan. 

“Saya ini hanya ingin berobat batuk, tapi mereka (pelayan puskesmas *red) terlalu bertele-tele dengan menanyakan bapak kamu umur berapa, tinggal di mana, dan tetek bengek lainnya,” ungkapnya sambil memperlihatkan rasa kesalnya. 

Dewi juga mengatakan bahwa dulu pelayanan Puskesmas Bandaragung tidak seperti ini “Padahal dulu pelayanan di sini tidak seperti ini,” tambahnya. 

Pernyataan Dewi langsung dibantah oleh salah satu perawat puskesmas yang melayani ibu ini. “Pihak puskesmas sudah melakukan pelayanan sesuai dengan SOP. Bukannya tidak melayani. Awal mula ibu itu datang dan minta rontgen. Sedangkan di puskesmas ini tidak melayani rontgen. Kami pun langsung menyarankan ibu itu buat berobat aja dulu. Namun, ketika kami tanya identitasnya apakah punya kartu berobat atau tidak, ibu itu langsung marah,” katanya enggan menyebutkan namanya.

Sayangnya ketika ingin menanyakan perihal kejadian ini kepada Kepala UPTD Puskesmas Bandaragung dr. Indra, dirinya tidak ada di tempat. Menurut Yunus, salah satu staf Puskesmas Bandaragung, dr. Indra sebenarnya

sudah lama minta mundur dari jabatannya karena sudah terlalu lama menjabat sebagai kepala UPTD puskesmas. Sebenarnya dr. Indra sudah lama ingin mundur dari jabatannya sebagai kepala UPTD. Beliau sudah lama menjabat sebagai kepala UPTD dan beliau minta segera diganti,” ungkapnya. (rnn/sya/mlo)




Pos terkait