Meski Ada Kelonggaran Jam Usaha, Satpol-PP Akan Tetap Razia Prokes

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kota Bandarlampung memberikan kelonggaran jam tutup operasional tempat usaha toko-toko modern di wilayah Kota Bandarlampung dan pedagang kecil dari pukul 19.00 WIB menjadi 21.00 WIB pada masa pandemi Covid-19.

Terkait hal itu, Kepala Badan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandarlampung Suhardi Syamsi memberikan penjelasan saat acara launching Kampung Tangguh Nusantara di Kelurahan Garuntang Kecamatan Bumi Waras.

Bacaan Lainnya

Kelonggaran Untuk usaha seperti Mall dan Minimarket serta pedagang kecil yang berada di Bandarlampung itu atas permintaan masyarakat. Namun pihaknya akan tetap melaksanakan razia rutin di setiap kegiatan keramaian untuk mengingatkan warga agar selalu mengikuti protokol kesehatan.

Sebelumnya Walikota Eva Dwiana sudah melakukan rapat bersama dengan Forkopimda terkait pembatasan jam operasional kegiatan usaha tersebut, khususnya pengkajian pembatasan jam operasional buka untuk pusat perbelanjaan, pasar swalayan dan toko modern.

“Dalam evaluasi tersebut dan mempertimbangkan keluhan dari masyarakat khususnya para pelaku usaha, Pemkot Bandarlampung memberikan kelonggaran kepada semua jenis usaha termasuk pedagang yang memang usahanya hingga pukul 21.00 WIB,” terang Suhardi Syamsi.

Kegiatan Satgas Covid-19, lanjutnya, tetap berjalan hingga sekarang.

“Bahkan untuk pos-pos penjagaan di tempat keramaian seperti pasar tradisional dan terminal kita siagakan 4 personil gabungan yang terdiri dari Satpol-PP, TNI-Polri dan Dinas Perhubungan,” pungkasnya


Pos terkait