Meski di Tengah Pandemi, Pekon Kagungan Tetap Lanjutkan Pembangunan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Melalui pemanfaatan anggaran dana desa (DD) tahun 2020, Pemerintah Pekon Kagungan, Kecamatan Lumbokseminung Kabupaten Lambar kembali melaksanakan program pembangunan sesuai skala prioritas yang tertuang dalam program Anggaran Pendapatan Belanja Pekon (APBP).

Untuk mendukung kegiatan pembudidayaan ikan sekaligus aktivitas para nelayan,pemerintah pekon setempat menempatkan pembangunan jalan rabat beton menuju sektor pembudidayaan ikan sebagai salah satu prioritas tahun ini.

Bacaan Lainnya



Peratin Kagungan Ali Rahman menjelaskan pembangunan infrastruktur jalan lingkungan yang dimanfaatkan warga untuk beraktivitas sebagai nelayan maupun para pembudidaya ikan itu telah tertuang dalam APBP 2020, sesuai dengan realisasi pencairan tahap I, pembangunan jalan tersebut telah terealisasi sepanjang 79 meter.  

“Selain jalan, kegiatan penyerapan DD tahap pertama itu telah terealisasi pembangunan talud penahan tanah sepanjang 89 meter yang tersebar di tiga titik. dan pembangunan saluran drainase sepanjang 60 meter,” terangnya.  

Meski pembangunan dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19, namun pihaknya memastikan tidak mengganggu upaya penanggulangan wabah Covid-19. Bahkan, pihaknya menilai bahwa kegiatan pembangunan tersebut justru membantu upaya penanggulangan Covid-19, karena dengan mengedepankan sistem padat karya tunai pihaknya memberdayakan masyarakat setempat sebagai pekerja.

“Justru dengan adanya aktivitas pembangunan ini membuka lapangan kerja bagi masyarakat di masa sulit seperti saat ini, dengan memanfaatkan sumber daya manusia (SDM), Alhamdulillah justru mereka sangat terbantu,” kata dia.

Terkait upaya penanggulangan Covid-19, selain dilakukan oleh pemerintah pusat hingga daerah, pihaknya sebagai jenjang pemerintahan terbawah, juga telah melaksanakan upaya serius menghadapi “musuh tak kasat mata” . 

“Upaya-upaya pencegahan yang kami lakukan bersifat masif agar masyarakat pekon pada khususnya tidak sampai terpapar virus yang sangat membahayakan ini. Upaya tersebut diantaranya melakukan penyemprotan cairan disinfektan di tempat-tempat umum hingga ke rumah-rumah penduduk, memberlakukan pos jaga di pintu masuk desa, dan melakukan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” tuturnya.

Terpisah, Andi salah seorang aparatur pemerintah pekon setempat menambahkan bahwa meski di tengah pandemi Covid-19 program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah pekon dipastikan tetap berjalan.

“Meski wabah ini membatasi kegiatan sosial maupun silaturahmi, namun kami tetap berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan pekon dengan menerapkan protokol kesehatan.  Dan tak lupa, selalu memprioritaskan pemberdayaan masyarakat,” imbuhnya.

Pihaknya menyadari bahwa sebagai pelayan masyarakat Pekon Kagungan tentu sumber daya manusia (SDM) yang ada tidak mungkin selalu benar, namun pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk menjalankan amanah sebaik baiknya dan siap menerima kritik dan saran yang bersifat membangun dari seluruh lapisan masyarakat. (edi/mlo)



Pos terkait