Meski Hadapi Lawan Tangguh, Herry Iman Tetap Optimis

  • Whatsapp
Pasangan ganda putra gaek Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juara All England 2019. (Dok. PBSI)

Medialampung.co.id – Pelatih Ganda Putra Pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi tak mempermasalahkan hasil undian All England 2020. Dia tetap optimis anak latihnya bisa mempertahankan gelar juara.

Di All England 2020, Indonesia menurunkan empat wakil di sektor ganda putra. Keempatnya relatif langsung berjumpa lawan-lawan tangguh di babak pertama.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang menjadi unggulan pertama, sudah ditunggu pasangan India yang tengah naik daun, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan selaku juara bertahan akan menghadapi pasangan Jepang, Akira Koga/Taichi Saito.

Kendati unggul ranking, Hendra/Ahsan buta kekuatan lawan lantaran belum pernah berjumpa.

Di sisi lain, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto langsung dihadapkan dengan pasangan gaek Denmark, Mathias Boe/Mads Conrad-Petersen. Secara head-to-head, mereka tertinggal 1-2.

Sementara itu, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso sebagai wakil keempat sudah ditunggu unggulan tiga, Li Jun Hui/Liu Yu Chen (China).

Tercatat mereka belum pernah menang dalam dua pertemuan terakhir melawan pasangan berjuluk Duo Menara itu.

“Memang hasil undian itu kadang suatu saat kita diuntungkan, suatu saat kita dirugikan. Apa pun keadaannya pemain harus siap,” ujar Herry ditemui Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

“Yang paling bagus adalah mempersiapkan diri sebaik-baiknya, karena pertandingan All England ini semua pemain top ikut semua. Kalau hasil undian begitulah adanya, harus kita hadapi,” tambahnya.



Pos terkait