Meski Pesta Tak Kantongi Izin, Dinkes Tetap akan Turunkan Petugas

  • Whatsapp
Kepala Dinkes Lambar Paijo, SKM., M.Kes

Medialampung.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Barat melalui  seluruh UPT Puskesmas tetap akan menurunkan petugas kesehatan, saat adanya warga yang  menggelar pesta pernikahan, khitanan dan lainnya meski sebenarnya pesta yang dihelat tidak mengantongi izin dari pihak kepolisian.

Kepala Dinkes Lambar yang juga juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Paijo, SKM, M.Kes., mengungkapkan, ketika ada masyarakat yang hendak menggelar pesta agar bisa melapor kepada UPT Puskesmas, sehingga akan diturunkan tim untuk menyampaikan sosialisasi maupun upaya pencegahan penyebaran Covid-19 lainnya di lokasi pesta.

Bacaan Lainnya



”Salah kita, ketika ada yang menggelar pesta dan tidak mengantongi izin dari kepolisian lalu kita biarkan. Jadi mau itu berizin atau tidak, jika ada acara yang mengumpulkan massa dengan jumlah banyak, maka tim kami akan tetap turun memberikan sosialisasi dan pencegahan seperti pengecekan suhu bagi warga yang hadir dalam pesta  tersebut,”  ungkapnya.

Hanya saja pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat untuk menunda perhelatan pesta atau acara yang berpotensi mengumpulkan orang banyak. Namun ketika memang tidak bisa ditunda, maka pihaknya menekankan agar penyelenggara untuk tidak mengundang keluarga atau sahabat dari luar daerah yang memiliki potensi besar menyebarkan Covid-19.

”Sebaiknya ditunda, tetapi jika tidak bisa ditunda tentu kami dari gugus tugas  mengimbau agar masyarakat yang menggelar pesta untuk tidak mengundang dari luar daerah, dan juga tamu undangan harus dibatasi, dan benar-benar memastikan penerapan protokol kesehatan,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat yang baru datang dari luar daerah untuk bisa melapor kepada petugas kesehatan, untuk dilakukan pemeriksaan. Karena sejauh ini, kasus terkonfirmasi Covid-19 semuanya terjadi setelah bepergian ke luar daerah atau kedatangan tamu dari luar daerah.

”Kita harus bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan tanpa peran serta semua pihak tentunya itu akan sulit. Kita sudah tahu tentang kasus yang terjadi akhir-akhir ini (berasal dari klaster luar), karenanya harus diantisipasi bersama,” pungkasnya. (nop/mlo)



Pos terkait