Metode Kampanye Tatap Muka Masih Jadi Andalan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mencatat metode kampanye tatap muka mendominasi atau masih menjadi andalan bagi para pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesbar maupun tim kampanye paslon peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

Anggota Bawaslu Pesbar, Heri Kiswanto, mengatakan berdasarkan hasil pengawasan Bawaslu Pesbar terhadap pelaksanaan kampanye Pilkada serentak 2020, sekitar sepekan terakhir sejak Sabtu (26/9) lalu hingga Minggu (4/10), hampir seluruh metode kampanye paslon peserta Pilkada 2020 di Kabupaten Pesbar ini dilakukan secara tatap muka.

Bacaan Lainnya



“Total kegiatan kampanye paslon sejak sepekan terakhir hingga saat ini tercatat sebanyak 21 titik di beberapa Kecamatan seperti Kecamatan Pesisir Selatan, Pesisir Tengah dan Pesisir Utara,” katanya.

Dijelaskannya, dari data yang didapat Bawaslu Pesbar selama pengawasan di lapangan itu memang metode kampanye tatap muka yang dilakukan paslon maupun tim kampanye masih mendominasi dibandingkan dengan kegiatan kampanye melalui media dalam jaringan (daring), seperti secara virtual (zoom) dan juga kampanye melalui media sosial (medsos) hingga kini memang belum ditemukan.

“Terutama pada akun medsos para paslon yang sebelumnya telah didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesbar, itu belum terlihat adanya kegiatan kampanye,” kata dia.

Dikatakannya, meski kegiatan kampanye tatap muka masih menjadi andalan bagi para paslon dan juga tim kampanye, namun itu harus benar-benar adanya kesadaran masyarakat maupun paslon dan tim kampanye untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena, kampanye tatap muka tersebut berpotensi terhadap penyebaran wabah Covid-19.

Sehingga hal tersebut harus benar-benar diperhatikan, meski sejauh ini dari hasil pengawasan di lapangan baik Bawaslu Kabupaten, Panwaslu Kecamatan (Panwascam) hingga Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa (PKD), belum menemukan adanya pelanggaran penerapan protokol kesehatan maupun pelanggaran lainnya selama kegiatan kampanye tatap muka.

“Hingga kini semua paslon dan juga tim kampanye masih mentaati terkait penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker, menyiapkan tempat cuci tangan/hand sanitizer, jaga jarak, jumlah yang hadir dan sebagainya,” pungkas dia.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait