Milad ke-22, PKS Pringsewu Bagikan 600 Paket Sembako

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bertepatan dengan Milad Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke-22, DPD PKS Pringsewu menggelar bakti sosial berupa pembagian 600 paket sembako.

Menurut ketua DPD PKS Pringsewu Zunianto  Sembako tersebut untuk warga terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Pringsewu.

Bacaan Lainnya



“Aksi ini merupakan dukungan dari Anggota DPR RI Almuzammil Yusuf, anggota DPRD Provinsi Lampung Johan Sulaiman dan para anggota DPRD Kabupaten Pringsewu yakni Homsi Wastobir, ST, M. Triaksono, SP, Suryo Atmono, Meifi Anindya Larasati S.Pd., serta para kader dan simpatisan,” jelas Zunianto.

Sebelumnya DPD PKS Pringsewu juga telah melaksanakan agenda baksos lainnya, seperti penyemprotan desinfektan serta kunjungan dan pemberian bantuan APD untuk tenaga medis di RSUD Pringsewu.

“Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat buat masyarakat dan membantu meringankan  beban pemerintah,” harap Zunianto.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus berkhidmat untuk rakyat, termasuk di Kabupaten Pringsewu. Berbagai langkah telah dan akan dilakukan, dalam upaya mewujudkan solidaritas nasional.

Di usianya yang ke 22 PKS, bertekad untuk kian kokoh melayani rakyat.

Apa yang dirasakan rakyat terlebih saat pandemi Covid-19 saat ini, juga menggugah empati para kader serta legislatif dari PKS. Tak terkecuali anggota fraksi PKS di DPRD Pringsewu. Mereka yang terdiri dari Homsi Wastobir ST, M. Triaksono SP, Suryo Atmono, Meifi Anindya Arasati S.Pd , rela menyisihkan gajinya untuk  membantu menanggulangi wabah Covid-19.

Ketua fraksi PKS DPRD Pringsewu Homsi Wastobir ST mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pringsewu untuk bersama-sama  mentaati himbauan dari Pemerintah untuk selalu #DirumahAja apabila tidak ada kepentingan yang mendesak untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Fraksi PKS DPRD Kabupaten Pringsewu akan selalu memberikan dukungan kepada Pemerintah Daerah dan juga kritik yang membangun agar semuanya dapat berjalan dengan baik.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat yang baru datang dari daerah zona merah virus corona untuk melaporkan kepada RT RW dan kelurahan agar di lakukan pendataan, juga dengan kesadaran untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. (sag/mlo)



Pos terkait