Minggu Depan, Raperda Adaptasi Kebiasaan Baru Disahkan

  • Whatsapp
Ketua Komisi V DPRD Lampung, Yanuar Irawan

Medialampung.co.id – Terkait dengan  Peraturan Daerah (Raperda) usulan Pemerintah Provinsi Lampung tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 sebelum disahkan menjadi Perda saat ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung sedang melakukan pembahasan dan pematangan.

Ketua Komisi V DPRD Lampung, Yanuar Irawan mengatakan pihaknya saat ini sedang dalam tahap pembahasan teknis pelaksanaan seperti sosialisasi, pembentukan tim pelaksana teknis hingga mekanisme pemberian sanksi.

Bacaan Lainnya


“Minggu depan Perda segera disahkan atau paling lambat Sebelum bulan Desember. Kita tidak perlu studi banding karena Perda sifatnya adalah diskresi,” kata Yanuar saat dimintai keterangan saat menghadiri rapat koordinasi satgas Covid-19 se-provinsi Lampung dalam penerapan Pergub No.45/2020 dalam menegakkan protokol kesehatan pada adaptasi baru, di Hotel Novotel, Bandarlampung, Senin (23/11).

Ia juga mengatakan sebelum disahkan dan selanjutnya bisa diterapkan, Perda AKB ini harus dipastikan sesuai dengan kultur dan budaya masyarakat Lampung sendiri sehingga para petugas yang berada di lapangan dan masyarakat tidak ada yang terbebani dalam menjalankan protokol kesehatan yang tertuang di dalam perda. 

“Kita tidak fokus ke hukuman dan denda yang besar tetapi lebih fokus ke eksekusi sehingga menjadikan masyarakat sadar. Kemudian teman-teman yang mengeksekusi di lapangan juga enak dan tentunya masyarakat tidak terbebani,” katanya.

Ia berharap, pemerintah kabupaten/kota hingga tingkat terendah juga melakukan hal yang sama di menekan penyebaran Covid-19 di masing-masing daerah. 

“Masalah covid ini menjadi masalah kita bersama. Diharapkan kepada para stakeholder dan pemangku kepentingan mempunyai kesadaran masing-masing dan memberikan kesadaran kepada lingkungannya bahwa covid betul betul ada dan harus diwaspadai, minimal dengan menjaga diri kita sama dengan menjaga lingkungan kita,” tutupnya. (ded/mlo)




Pos terkait