Mirip Lintasan Roller Coaster, Jembatan Pulau Pasaran Kerap Tenggelam

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Jembatan beton menuju Pulau Pasaran kini sudah semakin mirip lintasan roller coaster, karena bentuk badan jembatan yang bergelombang. 

Selain itu, jika air laut pasang, sebagian jembatan tenggelam oleh air laut dan mengakibatkan warga yang sebagian besar naik sepeda motor tak bisa masuk dan keluar pulau melalui jembatan yang telah menjadi salah satu destinasi wisata di Teluk Lampung tersebut.

Bacaan Lainnya

Beberapa hari lalu, sebagian jembatan yang masuk Kelurahan Kotakarang, Kecamatan Telukbetung Timur tenggelam oleh banjir rob selama tiga hari, Jumat-Minggu (5-7/11).

Bahkan saat malam tiba, air laut naik hingga ke tempat penjemuran ikan air di Pulau Pasaran.

“Jembatan selalu tenggelam jika pasang karena sudah lama rusak,” kata Riski (21), warga RT 9 Lingkungan II, Pulau Pasaran, Senin (8/11).

“Pagar jembatan juga banyak yang sudah rusak,” imbuhnya. 

Riski mengatakan, sebelumnya pernah terjadi kecelakaan kecil antara pengemudi kendaraan roda dua dan bentor yang bersenggolan hingga salah satunya tercebur ke laut karena kondisi pagar sudah rusak parah. 

Lanjutnya, dia mengungkapkan jika sudah memasuki sore hari sekitar pukul 18.00 WIB, air langsung naik menenggelamkan jembatan yang menghubungkan Jalan Teluk Bone ke Pulau Pasaran. 

Meskipun saat ini masih dapat dilewati, warga Pulau Pasaran berharap Pemkot Bandarlampung segera memperbaiki atau membangun jembatan baru yang lebih lebar. 

Jembatan Pulau Pasaran yang memiliki panjang sekitar 100 meter tersebut, memiliki lebar sekitar dua meter, sehingga hanya bisa dilewati pejalan kaki, dan kendaraan roda dua, serta becak motor atau Bentor, harapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung mengatakan, akan membenahi kerusakan yang terjadi pada infrastruktur, yakni jembatan Pulau Pasaran, Kamis (4/2/2021).

Kadis PU Bandarlampung Iwan Gunawan mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap kondisi jembatan Pulau Pasaran di Kelurahan Kota Karang Bandarlampung.

“Kita baru melakukan cek lapangan terhadap kondisi jembatan Pulau Pasaran. Selanjutnya Pemkot akan melakukan pelelangan untuk pengerjaannya,” ujar Iwan.

Setelah pelelangan, lanjut Iwan, sementara akan dilakukan perbaikan terlebih dahulu. “Kira-kira satu bulan, mungkin bulan April atau Mei, kita akan mulai melakukan perbaikan,” lanjutnya.

Iwan menyebut dana yang dialokasikan untuk Jembatan Pulau Pasaran sebesar Rp 2 miliar. “Kita perbaiki dulu jembatan yang sudah ada, kemudian pada 2022 nanti kita buat jembatan baru di sampingnya yang bisa dilewati mobil,” sebut Iwan.

Jembatan Pulau Pasaran kondisinya cukup memprihatinkan dengan pembatas mulai hancur, beberapa bagian nyaris amblas, dan bolong di bagian sambungan antar badan jembatan. 

Sehingganya, warga setempat dengan swadaya melakukan upaya perbaikan, mulai dengan menutup dengan plat besi, hingga melakukan pengecoran di bagian jembatan yang rusak.

Jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses transportasi bagi warga Pulau Pasaran, yang juga merupakan salah satu daerah sentra pengolahan ikan di Kota Bandarlampung. 

Selain akses transportasi, jembatan tersebut juga merupakan satu-satunya jalur evakuasi jika terjadi bencana.

Tapi, hingga berita ini diturunkan, telah terjadi banjir rob yang menenggelamkan jembatan Pulau Pasaran selama tiga hari dan warga hanya meminta untuk segera diperbaiki jembatan penghubung sentra ikan asin terbesar di Kota Bandarlampung. (jim/mlo)

Pos terkait