Mobil Pejabat Sekretariat DPRD Waykanan Ditabrak Kereta

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Blambangan Umpu kembali memakan korban, Senin (16/8) sekitar pukul 15.00 WIB, satu unit mobil Nissan Navara warna hitam metalik nopol BG 8624 IM milik Bakhrudin salah satu pejabat di Sekretariat DPRD Waykanan rusak parah akibat di tabrak kereta api babaranjang kosong yang datang dari arah Tanjung Karang menuju Palembang, untungnya Bakharudin bersama rekannya Bambang selamat. 

Menurut Bambang rekan Baharudin di dalam mobil saat itu mereka sama sekali tidak mendengar adanya suara kereta api karena lintasan kereta api itu sedikit terhalang oleh pepohonan apabila pengguna jalan raya datang dari arah Bahuga dan juga walaupun ada pos jaga di samping perlintasan kereta tersebut namun sama sekali tidak ada aba-aba dari Pos jaga jika saat itu ada kereta api sehingga mereka berdua tetap melajukan kendaraannya dengan santai. 

Bacaan Lainnya

“Yang bawa mobil Pak Bakharudin, saya duduk di sebelah kirinya. Sesampainya di pinggir rel saya baru melihat ada kereta api sehingga saya langsung memberitahu Pak Baharudin sembari melompat keluar akan tetapi Pak Bahrudin nampaknya belum sempat keluar kereta sudah sampai menabrak mobil namun atas kuasa Allah setelah mobilnya terbalik 3 kali dan mengalami rusak berat mobil berhenti berguling Saya melihat Pak Bahrudin sudah berdiri tegak berteriak mencari saya,” ujar Bambang yang saat itu bersama warga dan polisi serta pihak keamanan stasiun kereta api blambangan umpu ikut mengevakuasi mobil.dari rek Kereta Api 

Pada kesempatan yang sama, Hamim Akbar, SH, MH., anggota DPRD Waykanan yang rumahnya memang tidak terlalu jauh dari lokasi kejadian menyatakan masyarakat Blambangan Umpu sudah berkali-kali meminta kepada Pemkab Waykanan ataupun kepada pihak PT KAI Agar memasang palang pintu di perlintasan tersebut demi keamanan masyarakat akan tetapi hingga ada korban kembali perlintasan itu belum juga diberi palang pintu 

“Dulu pernah lampu tanda bahaya itu menyala saat akan ada kereta api akan tetapi hal itu tidak berjalan lama jangankan lampunya yang jaga di Pos itu pun suka tidak ada orangnya mas. Untung kejadian kali ini tidak ada korban jiwa walaupun kendaraan yang tertabrak kondisi rusak berat jadi saya berharap pihak yang berkepentingan apakah itu PT KAI atau Pemkab Waykanan sesegera mungkin memasang palang pintu serta menempatkan penjaga di pos tersebut,” tegas Hamim Akbar. 

Terpisah, Kanit Laka Polres Waykanan IPDA Rutaman memastikan kecelakaan tersebut akibat kelalaian pengguna jalan Namun karena tidak ada korban jiwa pihaknya langsung akan menyerahkan kendaraan yang rusak berat itu kepada pemiliknya. 

“Kejadian ini hendaknya menjadi pembelajaran bagi pengguna jalan yang akan melintasi jalan kereta api ini setiap hendak melintas perhatikan baik-baik Apakah ada kereta api yang hendak lewat sehingga tidak akan terjadi hal semacam ini lagi di masa yang akan datang masih untung cuma kendaraan yang rusak,” kata IPDA Rutaman. 

Sementara pihak keamanan dari kereta api stasiun kereta api Blambangan Umpu meminta kepada pemilik kendaraan untuk sementara membawa kendaraan tersebut ke lapangan parkir stasiun Sehingga nantinya apabila akan ada pengecekan dari PT KAI tidak terhambat setelah itu baru pemilik kendaraan diperbolehkan membawanya pulang.(sah/mlo)


Pos terkait