Modal Rp5 Juta, Aset KSU Maju Bersama Kini Capai Rp25 Juta

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Keseriusan dan pengelolaan yang baik dalam setiap pengembangan sebuah usaha akan berbuah manis.

Hal itu ditunjukkan oleh Kelompok Simpan Usaha (KSU) Maju Bersama Pekon Bumi Hantatai Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS) yang telah mampu berkembang, dari modal yang hanya Rp5 juta dalam satu tahun terakhir asetnya telah mencapai Rp25 juta.

Hal tersebut terungkap dalam rapat anggota tahunan ke-1 KSU Maju Bersama Pekon Bumi Hantatai yang digelar di Kediaman Peratin Hantatai Syahrudin, Minggu (16/2), dengan menghadirkan narasumber dari Yayasan Badak Indonesia (YABI) serta pengurus KSU dari pekon tetangga, seperti Tebaliokh Kecamatan Batubrak dan Sukamarga Kecamatan Suoh.

Jumiyati selaku ketua KSU Maju Bersama dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak atas dukungan terhadap KSU yang kini telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik

“Terkhusus kepada YABI kami mengucapkan terima kasih karna atas pembinaannya kepada kami KSU  Maju Bersama dimana modal awal kami hanya Rp4 juta, dan perputaran alhamadulillah sudah mencapai Rp25 juta dalam kurun waktu satu tahun terakhir,” ungkapnya.

Sementara itu Heri selaku Koordinator YABI menyampaikan, pendampingan kepada kelompok-kelompok ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kerusakan terhadap hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) mengingat Pekok Bumi Hantatai juga menjadi salah satu daerah yang berbatasan langsung dengan TNBBS.

“Harapannya semoga dengan adanya KSU ini dapat meningkatkan perekonomian masarakat agar tidak ketergantungan kepada penghasilan hutan taman nasional itu harapan kami dari YABI,” kata dia.

Dilain pihak, Peratin Pekon Bumi Hantatai Syabrudin mengungkapkan rasa bangganya kepada KSU Maju Bersama karena telah menunjukkan kemandiriannya.

“Saya bangga dan saya mengajak kepada semua pihak agar mendukung progam ibu-ibu pengurus KSU Maju Bersama ini, dan saya yakin dengan pengelolaan dan managemen yang baik KSU Maju Bersama akan terus berkembang, dan akan berdampak terhadap meningkatnya perekonomian masyarakat, khususnya di Pekon Bumi Hantatai ini,” pungkasnya. (nop/mlo)



Pos terkait