Mukhlis Basri Sambangi Warga Korban Banjir

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Anggota Komisi I DPR RI Mukhlis Basri mengajak masyarakat yang tertimpa bencana banjir di Kecamatan Kebuntebu Lampung Barat, untuk bangkit dan kembali bersemangat.

“Jangan merenung dan meratap terus, semua musibah datangnya dari Allah. Ini cobaan yang harus diterima dengan ikhlas,” ujar Mukhlis.

Bacaan Lainnya



Politisi PDI Perjuangan asal Lambar tersebut menyampaikan hal itu saat memberikan bantuan sembako kepada korban banjir Way Besai di Pekon Purawiwitan, Kecamatan Kebuntebu, Sabtu (4/1).

Hadir pada acara itu, Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, Camat Kebuntebu Indrayani, Peratin Purawiwitan Romli, masyarakat penerima bantuan, dan sejumlah mahasiwa Universitas Lampung (Unila) yang sedang kuliah kerja nyata (KKN).

Mukhlis mengingatkan, masyarakat agar menerima apapun yang terjadi dengan ikhlas, karena semua berasal dan terjadi atas kuasa Allah.

“Ketika kemarau panjang, sawah kering, tanaman kopi juga membutuhkan air. Masyarakat pun berdoa meminta hujan. Akhirnya, Allah memberikan hujan,” kata Mukhlis.

Karena itu, ketika hujan menjadi bencana bagi sebagian masyarakat,  tetap harus diterima dengan ikhlas sebagai bagian dari cobaan. “Hujan itu rahmat dari Allah, harus diterima dengan ikhlas, apa pun yang terjadi akibat hujan,” katanya.

Selain itu, Mukhlis minta masyarakat untuk tidak melihat besar kecilnya bantuan, tetapi menilai bantuan sebagai wujud kepedulian PDI Perjuangan terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

“Kepedulian PDI Perjuangan ini mudah-mudahan mendorong pihak lain ikut peduli terhadap sesama yang tertimpa musibah,” katanya.

Mukhlis juga mengajak warga Lambar turut mendoakan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Banten, Bekasi, dan Jawa Barat yang tertimpa musibah agar tabah dan segera bangkit. “Semoga musibah ini segera berakhir dan tidak terjadi lagi, amin,” ajaknya.

Sekretaris PDIP Lambar Edi Novial juga mengingatkan masyakarat untuk waspada terhadap berbagai potensi bencana di musim hujan ini. “Kita harus selalu waspada dan berdoa semoga bencana tak terjadi lagi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Camat Kebuntebu, Indrayani menyebutkan bencana banjir Way Besai yang terjadi pada 30 Desember 2019, menimbulkan banyak kerugian. Selain sawah dan kolam rusak, tercatat 36 keluarga di pekon Purawiwitan, Tugumulya, dan Muarabaru mengalami dampak laangsung dari bencana tersebut.

“Alhamdulillah,  bencana ini tak sampai memakan korban jiwa,” katanya. (rls/nop/mlo)



Pos terkait