Mulai Besok, Pemkab Lambar Berlakukan ‘Work From Home’ 

  • Whatsapp
Akmal Abdul Nasir, SH., Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lambar.

Medialampung.co.id – Dalam rangka pencegahan penyebaran wabah Corona Vrus Disease 2019 (Covid-19). Pemkab Lampung Barat, akan mulai memberlakukan work from home atau bekerja dari rumah bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga honorer dimulai Selasa (31/3/2020).

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lambar Akmal Abdul Nasir, SH., surat edaran telah disebar di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menerapkan kebijakan tersebut.

Bacaan Lainnya



”Iya, kita akan memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah bagi ASN maupun tenaga honorer, surat edaran sudah dibuat dan hari ini disebar ke seluruh OPD,” ungkap Akmal Senin (30/3).

Hanya saja, kata dia, tidak semua ASN maupun tenaga honorer libur, namun lebih diprioritaskan untuk yang hamil dan memiliki anak kecil, selanjutnya OPD masing-masing menyusun jadwal untuk piket, sehingga masing-masing OPD tetap bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat.

”Jadi tidak semua diliburkan, eselon II dan III tetap masuk, sementara untuk staff dan tenaga honorer itu diliburkan dan dijadwalkan piket, sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” kata Akmal.

Kebijakan tersebut, kata dia, dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari pemberlakukan serupa yang dilakukan oleh Pemprov Lampung, dalam rangka  pencegahan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang sedang mewabah.

”Terkait dengan ASN maupun tenaga honorer yang diliburkan itu harus tetap mengaktifkan ponsel, jangan sampai karena libur  nomor ponsel tidak aktif saat dihubungi oleh pimpinan OPD masing-masing, kemudian ASN maupun tenaga honorer yang libur jangan sampai keluar dari Lambar,” kata dia.

Selain memberlakukan bekerja dari rumah, pemkab Lambar juga memperpanjang masa libur anak sekolah mulai dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP. Perpanjangan tersebut diberlakukan hingga tanggal 22 April mendatang.

”Jadi kami juga sudah mengumumkan bahwa untuk libur sekolah diperpanjang hingga 22 April mendatang, dan untuk teknis belajar di rumah seperti apa tentu pihak Disdikbud dan sekolah yang akan menyusun seperti apa,” imbuhnya. (nop/mlo)



Pos terkait