Musim Tanam Gadu, Waspada Serangan Hama Tikus

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mengimbau seluruh petani padi selalu waspada terhadap serangan hama tikus dan juga penyakit kuning pada tanaman padi pasca musim tanam gadu ini.

Kepala Distan setempat, Ir. M. Aziz, melalui Kabid Tanaman Pangan, Gunawan, S.P., mengatakan rata-rata wilayah Kecamatan yang memiliki lahan persawahan di Kabupaten Pesbar, pasca musim tanam gadu ini banyak yang terserang hama tikus. Untuk itu dihimbau kepada petani agar mengantisipasi serangan hama tikus itu agar tidak berdampak buruk pada tanaman padi.

“Karena berdasarkan hasil monitoring di lapangan terutama di wilayah lahan sawah yang telah selesai tanam padi itu banyak terjadi serangan hama tikus,” katanya.

Sehingga, lanjutnya, itu harus segera diantisipasi salah satunya dengan melakukan kegiatan gropyokan tikus (memburu tikus) secara bersama-sama yang dilakukan oleh para petani.

Selain itu juga tetap melakukan berbagai upaya penanganan lainnya seperti menggunakan umpan racun tikus, pemasangan bubu bambu (perangkap) di lokasi sarang tikus hingga pembersihan lingkungan di lahan persawahan dan upaya lainnya.

“Hama tikus rata-rata paling banyak menyerang tanaman padi saat dalam persemaian hingga tanaman padi berumur 30 hari,” jelasnya.

Dijelaskannya, serangan hama tikus pada tanaman padi itu harus menjadi perhatian bersama, karena jika tidak dilakukan pencegahan maupun penanganan secara optimal, maka akan berdampak pada kerugian bagi petani itu sendiri karena bisa menyebabkan gagal panen.

“Kita juga tetap berharap agar seluruh petani dapat terus berkoordinasi dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) maupun Distan setempat jika di wilayahnya terjadi serangan tikus maupun hama dan penyakit lainnya,” ujarnya.

Masih kata dia, pasca musim tanam gadu saat ini juga ditemukan adanya tanaman padi di wilayah Kecamatan Pesisir Tengah dan Krui Selatan yang terserang penyakit kuning serta gejala penyakit busuk pelepah pada tanaman padi.

Hal itu juga sudah dilakukan upaya penanganan bersama petani seperti penyemprotan fungisida.

“Tanaman padi yang terserang penyakit kuning dan juga gejala busuk pelepah itu rata-rata berumur 20-30 hari, mudah-mudahan setelah dilakukan penyemprotan dengan fungisida tersebut bisa teratasi sehingga tidak merambat pada tanaman padi lainnya,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait