Namanya Disebut Dalam Pemukulan Nakes, Kadiskes Mengaku Sebatang Kara di Lampung

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr.dr.Hj. Reihana, M.Kes.

Medialampung.co.id – Terkait  pengeroyokan seorang tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Kedaton bernama Rendy Kurniawan (26) oleh tiga orang tidak dikenal (OTD) yang datang ke puskesmas tersebut untuk meminjam tabung oksigen pada Minggu (4/7), dan tidak diizinkan Rendy mengingat tabung oksigen di puskesmas itu terbatas, sehingga Rendy meminta agar pasien dibawa ke puskesmas untuk dilakukan tindakan.

Namun ketiganya tak terima dengan perkataan korban dan langsung memukuli korban hingga mengalami memar di wajah.

Bacaan Lainnya

Atas peristiwa itu, korban saat ini tengah menjalani serangkaian perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung.

Dari keterangan Rendy, salah satu OTK menyebut dirinya adalah adik dari pejabat Pemprov Lampung, yaitu Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lampung Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes.

Menanggapi utu, Kadiskes Reihana–akab dipanggil Bunda, membantah dirinya memiliki adik di Lampung. Ia menjelaskan bahwa di Lampung tidak memiliki sanak keluarga.

“Saya di Lampung ini hanya sebatang kara, tidak punya siapa-siapa,” ungkapnya saat memberikan klarifikasi di WhatsApp Group (WAG), Senin (5/7).

Ia juga mengaku akan melakukan klarifikasi kepada nakes yang menjadi korban pengeroyokan tiga OTK tersebut. Atas kejadian itu, dirinya juga meminta jangan sembarangan menyebutkan nama seseorang, karena hal ini bisa berbuntut ke pencemaran nama baik.

“Nanti siang saya akan melakukan klarifikasi dengan pasien. Jangan sembarang menyebutkan nama, Bisa saya tuntut pencemaran nama baik kalo yang disebut Reihana itu saya,” pungkasnya. (ded/mlo)


Pos terkait