Nekat Todong Pegawai SPBU, Seorang Pria Nyaris Diamuk Massa

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Di bantu warga, Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Kemuning berhasil mengamankan seorang tersangka pencurian dengan kekerasan berinisial RM (36) warga Lk II Kelurahan Bukit Kemuning.

RM (36) diamankan lantaran terlibat perampasan tas milik korban berinisial FH (21) Pegawai SPBU Pertamina jalan lintas Sumatera Kecamatan Bukit Kemuning, yang berisikan uang penjualan BBM Rp15.095.000 (Lima belas juta sembilan puluh lima ribu).

Bacaan Lainnya

Kapolres Lampura AKBP Bambang Yudho Martono melalui Kapolsek Bukit Kemuning AKP Tatang Maulana mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada hari Sabtu malam tanggal 19 Desember 2020, sekira pukul 20.00 WIB, TKP di SPBU Pertamina di Jalan Lintas Sumatera desa Sukamenanti Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampura.

Modus Operandi (M.O) Pada saat pelapor sedang bekerja sebagai operator pengisian BBM di SPBU, pelaku RM mendekati korban dan menodongkan senjata tajam ke badan korban lalu mengatakan “serahkan tas kamu” kemudian pelaku langsung menarik paksa tas yang berisikan uang penjualan BBM sebesar Rp15.095.000,-

Korban pun mencoba melawan dengan mempertahankan tas tersebut, akan tetapi pelaku berhasil menarik paksa tas yang di letakkan di badan korban hingga korban terjatuh dan tas berhasil di bawa lari pelaku.

Sementara, korban langsung berteriak tolong, warga yang mendengar teriakan langsung mengejar dan menangkap pelakunya.

Selanjutnya, korban di bantu warga melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bukitkemuning.

Petugas Polsek yang datang langsung mengamankan tersangka RM, dengan barang bukti satu tas selempang warna hitam milik korban berisikan uang penjualan BBM sebesar Rp15.095.000.

Selain uang korban, polisi juga berhasil menyita barang bukti seperti satu unit kendaraan sepeda motor merk Honda Mio GT, tas selempang warna coklat sebilah sajam jenis pisau dan satu jaket warna coklat.

Dikatakan AKP Tatang, saat ini tersangka dan Barang Bukti sudah diamankan di Polsek Bukit Kemuning, guna penyidikan lebih lanjut.

Tersangka, kata dia, nekat melancarkan aksinya sendiri. Sementara, dari hasil pengakuan sementara, tersangka merampas uang milik korban lantaran tidak memiliki uang untuk kebutuhan sehari-hari.

“Terhadap tersangka dijerat melanggar pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, ancaman hukuman 10 tahun penjara,” pungkasnya (adk/ozy/mlo)




Pos terkait