Nelayan Hilang Terus Dicari

  • Whatsapp
Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap Marsid (35) nelayan Pekon Kiluan yang hilang saat mencari ikan diperairan Teluk Kiluan Sabtu pagi. - Foto dok Basarnas Tanggamus

Medialampung.co.id – Tim SAR gabungan hingga Minggu (23/2) masih melakukan pencarian terhadap Marsid (35) nelayan yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di Perairan Teluk Kiluan, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Sabtu (22/2).

Kepala Pos Basarnas Tanggamus, Heri Ansoni mengatakan bahwa pencarian mulai dilakukan Minggu pagi. Adapun tim pencari terdiri dari lima personel Basarnas, tiga personel BPBD Tanggamus, Polri dari Polsek Limau, TNI AL, Koramil Cukuhbalak dan masyarakat sekitar.

Bacaan Lainnya



“Sejatinya Sabtu sore mulai dilakukan pencarian, namun karena gelombang tinggi dan cuaca tidak mendukung sehingga kami tunda dan mulai lagi pencarian pada Minggu pagi ini,” ujarnya.

Dilanjutkan Heri, dalam melakukan pencarian ini, alat yang digunakan terdiri dari satu set perahu karet dan dua set alat selam ditambah parahu milik nelayan sekitar Teluk Kiluan.

Masih kata Heri, bahwa pencarian di fokuskan dititik tempat korban mencari ikan yakni di perairan Teluk Kiluan dengan titik koordinat dugaannya tenggelam pada 05°47’1.2″ S, 105°04’26.30″ E. Atau 30.81 nm/radial 123.16° garis lurus dari Pos SAR Tanggamus.

“Tim melaksanakan pencarian pukul 07.00 WIB sampai 11.45 WIB, sampai dengan waktu tersebut hasil pencarian masih nihil dan dilanjutkan kembali pukul 13.00 WIB,” pungkas Heri

Sebelumnya diberitakan seorang warga Pekon Kiluan Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus bernama Marsid Bin Rubai (35) dilaporkan tenggelam di laut teluk setempat, Sabtu (22/2) pagi.

Atas laporan itu, Polsek Limau Polres Tanggamus segera melaksanakan koordinasi bersama Danramil Cukuh Balak, Kakon, Camat, Danramil Cukuh Balak, Danpos AL Kiluan, Basarnas dan UPT Kesehatan serta mengerahkan masyarakat nelayan guna pencarian.

Menurut Kapolsek Limau AKP Ichwan Hadi mengungkapkan, laporan tenggelamnya korban berdasarkan keterangan Rusdi selaku Kadus 4 Pekon Kiluan, bahwa korban pergi memancing berangkat pukul 05.00 WIB, namun sekitar pukul 08.00 WIB perahu korban ditemukan oleh saksi sudah tidak berpenumpang.

“Saksi tersebut bernama Radi (29), melihat perahu korban, tetapi orangnya tidak ada, sehingga menghubungi aparat pekon dan pihak keluarga,” ungkap AKP Ichwan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto.

Lanjutnya, bahwa informasi ini sebagai laporan pendahuluan adanya nelayan pancing tenggelam di laut teluk kiluan dan pada saat ini pihak terkait bersama masyarakat setempat masih melakukan pencarian.

Kemudian berdasarkan keterangan dari Kadus Rusdi, bahwa korban menggalami gangguan penyakit epilepsi sehingga dugaan korban tenggelam sangat besar. (ral/ehl/mlo)



Pos terkait