Ngaku Polisi, Pelaku Curas Lukai Seorang Remaja

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Seorang remaja bernama Regie Lota Anlik P.N (15) warga Pekon Sebarus, Kecamatan Balikbukit, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) menjadi korban pencurian dengan tindakan kekerasan (curas) di Kawasan Sekuting Terpadu, Masjid Islamic Centre, Pekon Watas, Kecamatan Balikbukit Pada Sabtu (26/10) sekira pukul 21.30 WIB.

Usai kejadian, korban akhirnya melaporkan peristiwa yang dialaminya tersebut ke Mapolsek Balikbukit Pada Senin (28/10).

Bacaan Lainnya



Kapolsek Balikbukit Iptu Samsul Bahri, S.H., mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi S.Ik., menjelaskan, kejadian bermula saat korban bersama dua rekannya sedang berkunjung ke Islamic Center. Ketika itu korban tengah duduk di depan kantor UPTD setempat.

“Usai nongkrong bersama rekannya, korban ini hendak pergi menggunakan sepeda motor, saat itu tiba-tiba datang dua orang yang tak dikenal langsung mengambil kunci kontak sepeda motor tersebut, namun sempat ditepis oleh korban,” terang Samsul saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/10).

Dalam melancarkan aksinya, lanjut dia, kedua pelaku sempat mengaku sebagai anggota polisi dari satuan buru sergap (buser) Polres Lambar sambil menanyakan aktivitas korban di lokasi.

“Kedua pelaku ini mengaku sebagai buser, sambil bertanya kepada para korban apakah sedang mabuk, sambil menunjuk itu komik siapa, mabuk semua kalian. Korban pun menjawab, tidak pak,” kata dia sambil menirukan gaya pelaku.

tidak hanya itu, para pelaku juga kembali menanyakan kelengkapan surat-surat kendaraan sepeda motor milik korban, saat itu pelaku menyebut bahwa motor tersebut bodong (tidak ada surat).

“Sempat juga ditanya surat-surat, dan korban pun menyatakan lengkap hanya saja baru keluar surat jalan, karena motor itu baru beli,” imbuhnya.

Kemudian setelah bertanya, salah satu pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau dan menodongkan ke korban sambil berkata jangan main-main.

“Pelaku mengancam korban untuk menyerahkan sepeda motor dan handphone mereka, kemudian pelaku menggeledah teman korban secara  bergilir,” kata samsul.

Saat korban dan rekannya sedang digeledah, korban langsung memukul pelaku dan saat itu korban sempat akan lari namun pelaku memegang jaket korban dan menusukan  pisau kearah korban sebanyak dua kali.

“Akibat perlawanan tersebut korban mengalami luka sayatan pada bagian pipi dibawah telinga sebelah kanan sehingga harus di jahit sebanyak empat jahitan,” kata dia.

Hingga saat ini, pihak Polsek Balikbukit masih melakukan penyelidikan atas terkasus tersebut, sambil menambahkan keterangan dari sejumlah saksi.

“Kita masih lidik, untuk melengkapi data kami masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait