Ombudsman Beri Nilai Merah Untuk Pesbar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mendapat predikat terendah atau zona merah terhadap penilaian kepatuhan standar pelayanan publik Pemerintah Daerah tahun 2019 dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Lampung.

Penyerahan hasil penilaian kepatuhan itu diterima oleh kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Drs. Jon Edwar, M.Pd., mewakili Bupati Pesbar Dr. Drs. Hi. Agus Istiqlal, S.H, M.H., di Gedung D Fisip Unila, Kamis (5/12).

Bacaan Lainnya



Menurut Jon Edwar, predikat terendah yang di dapat Pemkab Pesbar terhadap penilaian pelayanan publik dari Ombudsman itu karena beberapa faktor yang dinilai dari semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab setempat dalam memberikan pelayanan publik.

“Ada beberapa kriteria dalam penilaian pelayanan publik yang memang sangat berpengaruh, seperti ketersediaan kantor, mandi cuci kakus (MCK), ruang tamu, kenyamanan pelanggan, ketersediaan jaringan internet dan sebagainya,” katanya, Jum’at (6/12).

Ditambahkannya, termasuk pelayanan bagi disabilitas dan juga ruang untuk ibu hamil. Untuk itu dari berbagai nilai tersebut, pihaknya belum melakukan pengecekan secara menyeluruh tingkat kompetitor disetiap OPD. Selain itu juga, tuntutan dalam pelayanan itu yakni infrastruktur, artinya bukan hanya kebijakan dan aturan.

“Meski ditahun 2019 ini Kabupaten Pesbar mendapat predikat terendah,  kita tetap optimis tahun depan Kabupaten Pesbar bisa mendapat peringkat yang lebih baik,” ujarnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait