Operasi Antik Krakatau 2021, Polisi Amankan Pemilik Sabu di Pakuan Ratu 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Satgas Operasi Antik Krakatau Polres Waykanan bersama Polsek Pakuan Ratu berhasil membekuk AY (29), warga Kampung Pakuan Ratu yang diduga  melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Kapolres Waykanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Narkoba IPTU Mirga Nurjuanda menerangkan bahwa  penangkapan berawal pada hari Selasa tanggal 30 Maret 2021 sekitar pukul 12.00 WIB, Kanit Reskrim dan anggota Polsek Pakuan Ratu mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa diduga ada warga yang sedang menggunakan narkoba jenis sabu di Kampung  Serupa Indah Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Waykanan. 

Bacaan Lainnya



Atas informasi tersebut Satgas Ops Antik Krakatau Polres Waykanan bersama Polsek Pakuan Ratu melakukan penyelidikan dengan menuju ke lokasi. 

“Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial AY yang sedang mengendarai satu unit sepeda motor honda merk New Supra Fit tanpa body serta nomor kendaraan warna hitam,” kata IPTU Mirga Nurjuanda, Kamis (1/4).

Setelah diamankan, petugas melakukan penggeledahan badan dan pakaian, hasilnya diketemukan barang atau benda yang ada kaitannya dengan tindak pidana narkotika jenis sabu yaitu berupa tiga bungkus plastik klip bening ukuran kecil yang berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,41 gram dan tiga belas lembar plastik klip bening ukuran kecil bekas pakai. 

Masih ditempat yang sama, petugas juga menemukan sebilah senjata tajam jenis badik dengan gagang terbuat dari kayu warna coklat dan sarung yang terbalut dengan lakban warna hitam yang terselip di pinggang sebelah kiri serta di dalam satu buah tas ransel merk “sport” warna coklat yang didalamnya terdapat tujuh belas butir peluru aktif bertuliskan PIN 3 TH dan satu selongsong peluru bertuliskan PIN 5.56 TH. 

Terhadap tersangka dan barang bukti selanjutnya dibawa ke Satnarkoba Polres Waykanan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. 

“Tersangka akan kami bidik dengan pasal 112 ayat (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat empat tahun paling lama 12 tahun,” pungkasnya.(wk1/mlo)



Pos terkait