Operasi Yustisi, 20 Persen Pelanggar Punya Masker Tapi Tak Dipakai

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dalam Operasi Yustisi yang digelar Dinas Perhubungan Lampung Tengah selama dua hari (10-11/2), banyak ditemukan pengemudi maupun penumpang yang tidak mengenakan masker untuk mencegah penularan Covid-19. Meskipun, para pengemudi maupun penumpang memiliki masker.

Kadishub Lamteng Helmy Zain menyatakan dalam Operasi Yustisi selama dua hari masih banyak ditemukan pelanggar protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

“Masih banyak yang melanggar prokes. Di exit toll Terbanggibesar, rata-rata kendaraan yang melintas sebanyak 194 per jam. Pelanggar prokes, 22 % ada masker tapi tak digunakan. Kemudian 4 % tidak ada masker sama sekali,” katanya.

Selanjutnya di exit toll Seputihjaya, kata Helmi, rata-rata per jam kendaraan yang melintas sebanyak 281. “Pelanggar prokes, 20 % ada masker tapi tak digunakan dan 3 % tidak ada masker sama sekali,” ujarnya.

Pengemudi dan penumpang yang tidak mengenakan masker, kata Helmi, rata-rata kendaraan pribadi. “Rata-rata kendaraan pribadi. Alasannya tak mengenakan masker keluarga semua,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Dinas Perhubungan Lamteng menggelar Operasi Yustisi. Operasi ini menyasar pengemudi dan penumpang yang memasuki Lamteng.

Kadishub Lamteng Helmy Zain menyatakan sasaran operasi di pintu gerbang tol Seputihjaya dan Terbanggibesar. “Operasi digelar di gerbang tol Seputihjaya dan Terbanggibesar,” ujarnya.

Helmy menyatakan pihaknya melakukan imbauan kepada pengemudi dan penumpang. “Kita imbau pengemudi dan penumpang agar menerapkan protokol kesehatan dengan mengenakan masker. Jika tak mengenakan masker, kita tegur. Kita berikan masker kepada pelanggar. Kita tak lakukan penindakan,” ungkapnya.

Operasi Yustisi ini, kata Helmy, langsung dirinya yang memimpin. “Saya langsung yang pimpin. Kita libatkan 15 personel Dishub, 2 personel Satpol PP, dan 2 personel Satlantas Polres Lamteng,” tegasnya. (sya/mlo)


Pos terkait