Operasi Yustisi, Polsek Baradatu Bubarkan Resepsi Pernikahan di Bakti Negara 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemkab Waykanan bersama dengan Forkopimda mulai sehati dalam penerapan protokol kesehatan.

Hal itu terlihat dengan kerjasama tim dalam pembubaran pesta resepsi pernikahan di kampung Bakti Negara Kecamatan Baradatu, yang melibatkan TNI-Polri dan Satpol PP. 

Bacaan Lainnya


“Aturannya kan sudah jelas, dan kami tidak akan mentolerir siapapun dia pelanggar protokol kesehatan karena hal ini merupakan kepentingan orang banyak bukan personal. Oleh sebab itu kami berharap, bila ada masyarakat yang melakukan pelanggaran dan dibubarkan oleh tim harap bersabar dan legowo agar tidak timbul hal-hal yang tidak kita inginkan bersama, karena apapun bentuknya dan alasannya pasti akan tetap dibubarkan,” tegas Kapolres Waykanan AKBP Binsar Manurung. 

Diterangkan, pasca semakin meningkatnya kasus Covid-19 di Waykanan, Polres Waykanan beserta unsur forkopimda yang tergabung dalam gugus tugas mulai bertindak tegas di mana setiap ada keramaian atau resepsi langsung dibubarkan, apalagi jika tidak mentaati protokol kesehatan.

Terbaru, Polsek Baradatu Polres Waykanan, membubarkan acara resepsi pernikahan di Kampung Bakti Negara Kecamatan Baradatu karena diduga tidak mematuhi protokol kesehatan. 

“Ya untuk yang di Baradatu Kami mendapatkan informasi dari masyarakat kalau saat itu sedang ada resepsi pernikahan di rumah salah satu warga, sementara kita ketahui bersama pihak Kepolisian maupun pemerintah daerah tidak pernah mengeluarkan izin akan hal itu, oleh karenanya tim langsung datang dan secara kekeluargaan meminta pesta tersebut dibubarkan, karena kegiatan tersebut jelas menimbulkan kerumunan massa,” ujar AKBP Binsar Manurung. 

Menurut Kapolsek Baradatu Kompol Mulyadi, di hajatan itu terdapat perkumpulan atau kerumunan orang dengan delapan tenda, satu panggung, tiga buah alat pengeras suara (Speaker) dan kursi tamu yang tidak sesuai Prokes.

Oleh Bhabinkamtibmas Polsek Baradatu didampingi TNI dan Satpol PP langsung memberikan imbauan secara persuasif kepada warga yang menggelar pesta pernikahan. Kami beri penjelasan dan pemahaman.

“Penertiban ini juga sejalan dengan Perda Gubernur Lampung No.03/2020 tentang adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan surat edaran Bupati Waykanan, No.360/71/V.05-WK/2021 pada tanggal 21 Januari 2021 tentang pencegahan penularan Covid-19 di Kabupaten Waykanan,” tegas Kompol Mulyadi.(wk1/mlo)


Pos terkait