Optimis KBM Tatap Muka Jadi Semangat Baru Siswa 

  • Whatsapp
SDN 1 Purajaya, Kecamatan Kebuntebu

Medialampung.co.id – Rasa optimis dengan niat Bismillah… Itulah tekad yang diniatkan banyak satuan pendidikan khususnya tingkat SD dan SMP/sederajat, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) terkait dimulainya kembali Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka mulai Senin (2/11).

Seperti diungkapkan Kepala SDN 1 Purajaya, Kecamatan Kebuntebu, Dewi Suryani, S.Pd., saat dikonfirmasi awak media ini, banyak orang tua, dewan guru yang sudah menantikan KBM tatap muka tersebut. 

Bacaan Lainnya


Dan terkait hal itu, banyak hal yang sudah dipersiapkan sekolah, mulai dari penataan dengan pembersihan maupun kesiapan penerapan protokol kesehatan (prokes) sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Dijelaskannya untuk permulaan KBM tatap muka tersebut, pihak sekolah masih menerapkan sistem sesi, yakni siswa yang masuk sekolah berjumlah sepuluh orang per-rombongan belajar (rombel), dengan waktu belajar pukul 07.30-09.30 WIB. 

Dicontohkannya misalnya untuk kelas III, jika jumlah siswanya 30 orang, maka hari pertama dan kedua Sepuluh orang, hari ketiga dan keempat menyusul Sepuluh orang. Dan hari kelima dan enam juga sepuluh orang. 

Dewi menargetkan jika dalam Satu bulan kondisi semakin membaik, direncanakannya mulai bulan berikutnya aktifitas KBM akan dinormalkan seperti sedia kala saat sebelum terjadi pandemi covid-19 dengan catatan tetap mengedepankan SOP Covid-19. 

Langkah lainnya, pihak sekolah juga akan mengundang orang tua/wali murid untuk mengedukasi tentang KBM sehingga tidak salah persepsi.

“Kalau kita harus takut terus bagaimana nasib kita. Saat ini yang harus dilakukan bagaimana membentuk imun diri sendiri lewat semangat dan penerapan SOP C-19. Dan kami akan memanggil orang tua secara berkala menjalin komunikasi agar sama-sama optimis dalam KBM tatap muka,” jelasnya. 

Terkait itu Dewi mengajak semua pihak termasuk dewan guru tanamkan semangat dan tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal yang justru akan membuat takut. 

Terpisah dikatakan Kepala SMPN 1 Sekincau Bambang Irawan, S.Pd., sebagai bentuk kegembiraan menyambut KBM yang memang sudah lama dinanti anak-anak. SMP itu juga telah melakukan berbagai penataan bahkan halaman sekolahan termasuk kelas-kelas telah diberikan penataan lebih sebagai wajah baru sekolah. 

“Sudah terlalu lama KBM sistem online. Anak-anak sudah kangen dengan suasana sekolah,” tandasnya. (rin/mlo)




Pos terkait