Orang Tua ANK dan JNS Mengaku Terpukul dengan Tragedi yang Menimpa Anaknya

  • Whatsapp
Kimanto dan Eka Juniati (duduk berdampingan) orang tua ANK terlihat tegar atas kepergian anaknya untuk selamanya. - Foto Agus/mlo

Medialampung.co.id – Mendung duka masih menggelayut di keluarga ANK (14) dan JNS (14) dua warga Pekon Pamenang Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu korban tenggelam di genangan Way Sekampung. 

Tak ada firasat buruk sebelumnya, bagi orang tuanya akan kepergian anak yang dikenal pendiam dan taat beragama serta Hafidz Qur’an itu untuk selamanya.

Bacaan Lainnya

“ANK anaknya pendiam nggak banyak polah om,” aku Abza salah satu warga setempat. 

Tetangga sekitarnya juga tak menyangka bila siswi kelas 7 MTs itu akan mengalami nasib tragis. Begitu juga orang tuanya, mengingat selama ini ANK juga tak hobi main.

“Baru ini mas pergi main ke tempat itu,” aku Kimanto dan Eka Juniati orang tua ANK. 

Begitu juga dengan JNS, meski rumahnya tidak jauh ANK boleh dikatakan baru beberapa waktu belakangan akrab.

“Satu sekolah tapi, tak setiap hari main bersamanya,” tambah Eka Jumiati. Selain dikenal pendiam, hari hari ANK lebih banyak diisi kegiatan agama. 

Anak pertama dari dua bersaudara itu menghafal Qur’an di TPA yang juga tak jauh dari rumahnya. “Mengaji di TPA, sudah hafal 4 juz,” timpal Kimanto. 

Pemakaman Dua korban tenggelam di Way Sekampung

Prinsip teguhnya pada ajaran agama juga masih membekas di hati kedua orang tuanya. 

“Setiap pagi kita setel alarm untuk membangunkan ANK menghafal Al Quran. Sedih juga alarm setiap pagi masih bunyi tapi anak kami sudah tiada,” akunya. 

Namun menurut kedua orang tuanya mereka sudah mengikhlaskan kepergian anaknya menghadap sang khalik. Seraya memohon doa agar ANK mendapat tempat yang layak di alam sana.

“Semoga almarhumah anak kami di ampuni segala kesalahannya, diterima amalnya mendapat tempat yang layak disisi Allah SWT,” doa Kimanto. 

Sementara itu sanak saudara dan tetangga masih ada yang datang ke rumah duka berbela sungkawa. Bahkan meski awalnya terlihat tegar, tak lama dari mereka pecah tangisnya tak kuasa menahan sedih. 

Kedua korban dimakamkan Sabtu (25/9) pukul 10.30 dan 11.00 WIB. “Kedua korban dimakamkan di pemakaman umum Pekon Pemenang,” terang Kapolsek Pagelaran Iptu Hasbullah mewakili Kapolres AKBP Hamid Andri Sumantri, SIK.

Untuk diketahui dua remaja tewas tenggelam di bagian hulu aliran sungai Way Sekampung yang melintas di Pekon Pamenang Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu, Jum’at (24/9) pukul 17.00 WIB.(sag/mlo)


Pos terkait