PAC PP Negeri Besar Stop Proyek Tanpa Plang di Kampung Sribasuki

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kesal peringatan mereka tidak.diindahkan rekanan, puluhan Anggota Pemuda Pancasila PAC Negeri Besar datangi lokasi proyek pembangunan Box Culvert di Kampung Sribasuki Kecamatan Negeri Besar Kabupaten Waykanan dan menghentikan pekerjaan tersebut sampai rekanan memenuhi persyaratan pelaksanaan proyek.sesuai dengan regulasi yang ada. 

Kedatangan Pemuda Pancasila tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Negeri Besar, Sabki Harun dengan tujuan memastikan apakah pihak pelaksana proyek sudah melaksanakan teguran tentang transparansi pelaksanaan proyek.yang pernah mereka lakukan. 

Bacaan Lainnya

Mirisnya sesampainya di lokasi pihak pelaksana proyek ternyata belum juga mengindahkan teguran dari Pemuda Pancasila PAC Negeri Besar, (pasang plang proyek *red), sehingga PAC PP Setempat menyetop sementara pengerjaan proyek tersebut sampai ada kejelasan serta transparansi, karena menurut Sabki harun Proyek ini tidak tampak terlihat Papan informasi dan Serta sama sekali tidak ada keterbukaan informasi terhadap publik sesuai yang diamanatkan oleh UUD Keterbukaan informasi. 

“Atas temuan kami ini untuk beberapa hari kedepan pengerjaan proyek tersebut Di stop sampai ada kejelasan, karena kami hari ini turun ke lokasi pembangunan proyek Box Culvert ini tujuannya jelas,kita menanyakan kepada pekerja yang ada dilapangan ini dimana papan plang proyek mereka, siapa bosnya, siapa konsultannya. Masa proyek sebesar ini konsultannya tidak pernah turun kelapangan, sementara pekerja bukan tim yang ahli dibidang pembangunan,” tuturnya 

Diterangkan Sabki bahwa dirinya bersama sejumlah anggota nya turun ke lokasi untuk mengecek kebenaran laporan dari salah satu anggota nya bahwa ada pekerjaan proyek di Kampung Negara Jaya Kecamatan Negeri Besar yang diduga kurang transparan dan terkesan asal-asalan serta tidak sesuai dengan peraturan seperti tidak ada keterangan pengerjaan proyek terhadap lingkungan, tidak adanya Rambu peringatan bagi pengguna jalan dan jelas ini menurut sabki pekerjaan yang membahayakan keselamatan orang lain. 

“Untuk temuan kita hari ini kita sudah koordinasikan secara kelembagaan kepada Ketua DPD Pemuda Pancasila Kabupaten Waykanan, hasilnya proyek ini kita Stop dulu pengerjaannya, agar segera pihak proyek ini menindaklanjuti tentang apa yang menjadi temuan anggota ormas Pemuda Pancasila PAC Negeri Besar,” bebernya.

Saat dikonfirmasi di lapangan para pekerja proyek tersebut yang mayoritas berasal dari Bandarlampung menjelaskan bahwa mereka hanya pekerja. 

“Setahu kami konsultan dari Proyek ini adalah Hj. Jupri dan memang beliau tidak pernah turun di lokasi tapi ada anak buahnya,” tutur Gatan salah seorang pekerja. 

Ketua Pemuda Pancasila PAC Negeri Besar Sabki juga menambahkan bahwa dirinya beserta seluruh anggota akan selalu berkomitmen mengawasi seluruh pekerjaan/proyek yang sifat nya dibiayai oleh anggaran negara yang ada di Kecamatan Negeri Besar. 

“Perlu diinformasikan bahwa di Kecamatan Negeri Besar sendiri ada beberapa titik pekerjaan yang sama dan itu akan kami kawal agar pekerjaan itu sesuai dengan apa yang menjadi harapan warga masyarakat kecamatan Negeri Besar,” pungkasnya. 

Sampai berita ini diturunkan Tidak ada satupun pihak pelaksana proyek bisa dikonfirmasi terkait dugaan tersebut.(sah/mlo)

Pos terkait