PAD Lambar Over Target 

Kepala BPKD Lambar  Ir. Okmal, M.Si

Medialampung.co.id – Realisasi Pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Lambar tahun 2021 over target. 

Pasalnya, berdasarkan data dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) hingga 31 Desember 2021, realisasi PAD telah melebihi target yaitu 105,18% atau Rp71,498 miliar lebih dari target yang ditetapkan pada APBD Perubahan sebesar Rp67,978 miliar lebih

Bacaan Lainnya


“Pendapatan asli daerah untuk tahun 2021 sampai akhir tahun telah tercapai target, dan kita mengucapkan terima kasih kepada Perangkat Daerah pengelola PAD atas kerjasamanya sehingga PAD tercapai target bahkan over target,” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Ir. Okmal, M.Si, Selasa (4/1)

Okmal memaparkan, realisasi PAD sebesar Rp71,498 miliar itu, rinciannya pajak daerah target Rp12,618 miliar lebih terealisasi Rp13,052 miliar lebih atau 103.44%, hasil retribusi daerah dari target Rp4,235 miliar lebih baru terealisasi Rp3,593 miliar lebih atau 84,84%, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dari target Rp5,923 miliar lebih telah terealisasi Rp5,923 miliar lebih atau 100,04% sedangkan lain-lain PAD yang sah dari target Rp45,200 miliar lebih namun telah terealisasi Rp48,929 miliar lebih atau 108,25%. 

“Khusus pendapatan hasil retribusi daerah ada beberapa sektor yang tidak tercapai target antara lain retribusi pengujian kendaraan bermotor tidak terealisasi sesuai dengan target karena penarikan retribusi baru diperlakukan pada pertengahan tahun 2021. Kemudian retribusi pelayanan pasar dan retribusi tempat khusus parkir,” kata dia 

Lebih jauh Okmal mengatakan, untuk tahun ini, PAD Kabupaten Lampung Barat pada APBD murni ditargetkan sebesar Rp73,660 miliar lebih. Target tersebut mengalami kenaikan jika dibanding target PAD pada APBD murni di tahun 2021 lalu

“Target PAD sebesar Rp73,660 miliar lebih itu, rinciannya hasil pajak daerah ditarget Rp13,038 miliar lebih, hasil retribusi daerah ditarget Rp2,289 miliar lebih, kemudian hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan ditarget Rp6,623 miliar lebih, serta lain-lain PAD yang sah ditarget Rp51,710 miliar lebih. Mudah mudahan untuk PAD tahun ini akan terealisasi sesuai dengan target,” harapnya. (lus/mlo)


Pos terkait