Pakcik Kunjungi Rafi Ahmad Yang Diisukan Sakit Hingga Buta dan Tidak Ada Perhatian

  • Whatsapp

 Medialampung.co.id – Mengenakan pakaian preman Bupati Lampung Barat (Lambar) H. Parosil Mabsus berkeliling mengunjungi warga, diantaranya menjenguk Rafi Ahmad bocah berusia 5,8 tahun putra dari Pasangan suami istri (Pasutri) Paijo dan Sumiati, Warga Pekon Semarangjaya, Kecamatan Airhitam yang sebelumnya diisukan mengalami kebutaan.

Bupati Parosil yang akrab disapa Pakcik, meninjau dan berkomunikasi langsung dengan orang tua Rafi Ahmad sembari menanyakan perihal sakit yang diderita si bocah. Dan sebenarnya Rafi Ahmad hanya mengalami sakit demam biasa, atau tidak seperti kabar yang menyebar. 

Bacaan Lainnya

Peratin Semarangjaya, Damsiri Ahmad menyebutkan, kedatangan Pakcik juga sebagai  pelurusan kabar yang beredar bahwa keluarga Rafi Ahmad tidak dapat perhatian dari pemerintah.

Melainkan justru 2020 kemarin mendapatkan bantuan Bedah Rumah melalui Badan Amir Zakatan Nasional (Baznas).

“Alhamdulilah kedatangan pak bupati juga menyerahkan bantuan, dan info yang selama ini beredar terkait kondisi Rafi Ahmad tidak sepenuhnya benar,” katanya. 

Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Airhitam, Desmalia, S.St., menambahkan bahwasannya Rafi Ahmad memang sempat dirawat selama dua hari di puskesmas, dan pihak keluarga minta pulang, lantaran sakit yang diderita Rafi memang sudah sering dialaminya.

“Dari diagnosa kami Rafi mengalami Suspek Epilepsi, dan memang pengaruhnya membuat  berat badan dibawah garis merah. Dia tidak mengalami kebutaan akibat penyakitnya sebagaimana info yang beredar,” sebutnya.

Rafi juga selalu mendapatkan bantuan seperti susu dan bentuk lainnya. Artinya kata Desmalia perhatian dari pemerintah sudah ada dan rutin. 

Juru Tulis Semarangjaya Sukirno, menceritakan sempat beredar di media sosial bahwa Rafi Ahmad mengalami kebutaan akibat panas tinggi yang dialami, dan dirawat seadanya karena orang tua tidak mampu. Dan tidak ada perhatian maupun bantuan dari pemerintah.

“Sekedar meluruskan, selagi bersama orang tua 2019 keluarga Rafi Ahmad dapat bantuan bedah rumah, 2020 kembali dapat dari Baznas, serta mereka juga memperoleh Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” tandas Sukirno. (r1n/mlo)


Pos terkait