Paket PL Harus Tayang di LPSE

  • Whatsapp

Medialampung.co.id, PESISIRBARAT– Paket pekerjaan fisik maupun non fisik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), dengan pagu dibawah Rp200 juta melalui Pengadaan Langsung (PL) mulai tahun 2019, harus ditayangkan di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten setempat.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Sekretariat Daerah Kabupaten Pesbar, Mizar Diyanto, S.E, M.P., mengatakan saat ini untuk pekerjaan melalui PL di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan pagu sampai dengan Rp200 juta sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Bacaan Lainnya



Selain itu juga berdasarkan peraturan LKPP Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Melalui Penyedia, semua ada dalam aturan tersebut, sehingga mulai tahun anggaran 2019 untuk paket kegiatan PL harus ditayangkan di LPSE.

“Berbeda dengan tahun sebelumnya, untuk kegiatan pekerjaan melalui PL disetiap OPD itu tidak ditayangkan di LPSE,” katanya Kamis (13/6).

Lanjut dia, penayangan kegiatan pekerjaan yang ada di setiap OPD melalui aplikasi dalam hal ini LPSE tersebut sebagai bentuk transparansi Pemkab Pesbar dan itu juga tentu dilakukan di daerah lainnya. Sedangkan, dalam proses tender (lelang) pekerjaan fisik maupun non fisik disetiap OPD hingga kini masih berjalan dan juga telah tayang di LPSE. Selain itu juga ada sebagian kegiatan di beberapa OPD yang belum proses tender.

“Sebagian kegiatan di setiap OPD rata-rata sudah tayang di LPSE, baik yang masih proses tender maupun yang sudah selesai, begitu juga dengan kegiatan PL, untuk lebih jelas datanya bisa dilihat melalui aplikasi LPSE Pesbar,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang berhasil dihimpun melalui aplikasi LPSE Kabupaten Pesbar tersebut bahwa secara keseluruhan kegiatan pekerjaan fisik maupun non fisik dari berbagai OPD di lingkungan Pemkab Pesbar itu ada 114 paket pekerjaan.

Dari jumlah tersebut sebanyak 77 paket pekerjaan masuk dalam proses tender dengan rincian 40 paket proses lelang selesai dan 37 paket masih dalam proses lelang. Sedangkan, untuk jumlah PL yang telah tayang di LPSE itu sebanyak 37 paket pekerjaan, dari jumlah itu ada satu paket PL yang prosesnya belum selesai.(yan/mlo)



Pos terkait