Pamitan Pergi Mancing, Malah Gantung Diri

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masyarakat Pekon Negeri Ratu Ngambur, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) dikejutkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki yang tergantung dengan seutas tali tambang di dahan pohon ingas, tidak jauh dari aliran sungai tepatnya di Dusun Cahya Negeri Pekon setempat, sekitar pukul 19.40 WIB, Kamis (18/2) kemarin.

Kapolsek Bengkunat, AKP.Hi.Suhairi, mendanpingi Kapolres Lampung Barat (Lambar) AKBP Rachmat Tri Haryadi, S.Ik, M.H., mengatakan identitas mayat yang ditemukan itu yakni SG (50) warga Dusun Cahya Negeri Pekon Negeri Ratu Ngambur, yang sehari-hari bekerja sebagai petani.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan keterangan dari saksi salah satunya istri korban yakni SP bahwa kronologis kejadian itu bermula pada Kamis (18/2) suaminya (korban, red) pamit pergi mancing sekitar pukul 16.00 WIB.

“Kemudian sekitar pukul 18.30 WIB, karena korban belum pulang kerumah lalu saksi inisial HD berusaha mencari korban di aliran sungai di dusun itu, dimana korban biasa mancing,” katanya. 

Tapi, lanjutnya, korban tidak ditemukan di lokasi itu. lalu, saksi yang juga merupakan anak kandung korban itu terus berusaha mencari di sekitar perkebunan sawit yang berada tidak jauh dari aliran sungai itu.

Sekitar pukul 19.40 WIB, salah satu anaknya menemukan korban sudah dalam posisi leher tergantung dengan tali tambang berwarna biru di dahan pohon ingas.

“Setelah itu anaknya menggendong korban dan dengan tangan kanan memotong tali dengan menggunakan golok, setelah korban berada di tanah anak korban pulang kerumah dan mengabari ibunya bahwa korban gantung diri,” jelasnya.




Pos terkait