PAN Metro Tolak Irfan Nuranda Jadi Calon Walikota Metro

  • Whatsapp
Wakil Ketua I Bidang BPOK PAN Kota Metro Sefri Darwin

Medialampung.co.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Metro tolak Irfan Nuranda Djafar sebagai Calon Walikota atau Wakil Wali Kota Metro Periode 2021 – 2026.

Hal tersebut diungkapkan Sefri Darwin Wakil Ketua I Bidang BPOK PAN Kota Metro, menindaklanjuti Surat Tugas Tim Pilkada Pusat PAN yang menunjuk Irfan Nuranda Djafar sebagai Calon Wali Kota Metro dari PAN, maka DPD, DPC dan DPRt PAN Kota Metro gelar Rapat Koordinasi, pada Sabtu (20/6) lalu.

Bacaan Lainnya



Rapat tersebut menurut Sefri perihal Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Periode 2021 – 2026.

“Kesimpulan dalam rapat tersebut, memutuskan menolak saudara Irfan Nuranda Djafar sebagai Calon Wali Kota atau Wakil Wali Kota Metro Periode 2021-2026,” ungkapnya kepada Medialampung.co.id, Senin (22/6).

Dimana menurutnya ada lima alasan DPD, DPC dan DPRt PAN Metro menolak Irfan Nuranda Djafar menjadi Calon Wali Kota Metro. Pertama, karena penjadwalan Pilkada yang diselenggarakan KPUD Kota Metro semakin dekat waktunya, sehingga calon yang diusung PAN harus memiliki kedekatan emosional kepada Masyarakat. 

Kedua, Irfan saat ini tidak berdomisili di Kota Metro sehingga mayoritas masyarakat pemilih di 22 Kelurahan tidak mengenalnya. Ketiga, Irfan hingga saat ini tidak pernah berkomunikasi/koordinasi dengan DPD, DPC, DPRt PAN Kota Metro.

Keempat, DPD PAN Kota Metro telah melakukan survey Intern kepada masyarakat pemilih dalam pemenangan pilkada Kota Metro, sehingga pengurus DPD, DPC Dan DPRt PAN kota metro menolak Irfan Nuranda.

Terakhir, Irfan telah melakukan pemberhentian sewenang – wenang sebagai Ketua DPW PAN Lampung dengan mengganti posisi Ketua DPD PAN Kota Metro tanpa alasan yang jelas,  hingga DPP PAN kembali mengembalikan kedudukan Ketua DPD PAN Kota Metro.

“Hasil Rapat Kita buat berita acara, nanti kita langsung sampaikan ke DPP PAN, karena mereka yang bakal  mengeluarkan surat rekomendasinya,” ucapnya.

Perkembangan Pilkada PAN Metro, kita memang masih menunggu dari pusat karena memang saat ini rekom ke siapa belum tahu, karena di pusat belum mengeluarkan.

“Kalau rekom untuk Irfan ini kan msh Srt Tugas diminta bekerja dulu mencari pasangan, tugas dulu istilahnya, bunyinya memang rekom sebagai calon, untuk cari pasangan di Kota Metro. Artinya untuk rekom sebenarnya disahkan pasangan belum, kita harapkan bisa berubah, sebelum mendaftar ke KPU kita masih berusaha,” tutupnya.

Senada juga disampaikan Jupri Ketua DPC PAN Kecamatan Metro Barat, dirinya membenarkan ada rapat koordinasi DPD, DPC dan DPRt PAN Kota Metro yang memutuskan penolakan pencalonan Irfan nuranda Djafar sebagai Calon Wali Kota Metro.

“Ia betul kita tolak, alasannya pertama pak Irfan selaku Plt DPW PAN Lampung tidak ada koordinasi sama sekali. Kedua, domisili Pak Irfan bukan di Metro, kemungkinan besar jauh sekali untuk memenangkan,” ucapnya.

Selain itu menurut Jupri, Irfan Nuranda juga pernah menzalimi Kader PAN Kota Metro. “Sehingga memecah belah, otomatis kami dari tingkat bawah tidak menyukainya atas tindakan dan perbuatannya di masa lalunya, sehingga tidak layak memimpin Kota Metro,” terangnya.

Setelah mencalonkan diri di Kota Metro, ditambahkan Jupri, Irfan tidak melakukan konfirmasi ke DPD PAN Kota Metro. “Tidak ada konfirmasi dulu, terkesan di Metro gak ada kepengurusan PAN, jadi kami menolak saudaraku Irfan,” ucapnya. (pip/mlo)



Pos terkait