Pandemi Covid-19, Kunjungan Wisata di Lambar Naik Signifikan

  • Whatsapp
Kepala Disporapar Lambar Tri Umaryani, SP, M.Si.

Medialampung.co.id – Jumlah pengunjung wisata tahun 2020 di Kabupaten Lambar meningkat 60 %.

Dimana pada tahun 2019 lalu, jumlah pengunjung baik wisatawan nusantara maupun mancanegara tercatat sekitar 110 ribu lebih sedangkan tahun 2020 menjadi  177 ribu lebih.

Bacaan Lainnya

“Meningkatnya angka pengunjung wisata ini menunjukan bahwa geliat pariwisata di Kabupaten Lambar sudah mulai dikenal oleh masyarakat,” ungkap Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Tri Umaryani, S.P, M.Si, Rabu (6/1)

Tri mengungkapkan, meningkatnya kunjungan wisata itu juga didukung oleh tren wisata di masa pandemi Covid-19, dimana masyarakat akan lebih menyukai wisata-wisata alam, wisata terbuka dan wisata yang tidak banyak keramaian serta wisata yang ada di dalam daerah.

“Upaya upaya promosi Lambar dengan gerakan Ayo ke Lambar, Payuh Midoh Mid Lambar maupun promosi melalui media sosial ternyata cukup efektif dalam rangka meningkatkan promosi pariwisata di Lambar,” ujarnya

Selain itu, masyarakat Kabupaten Lambar sudah mulai bersemangat dalam mengembangkan destinasi destinasi  wisata di wilayah masing masing. Dimana pada tahun 2019 jumlah destinasi yang dikelola masyarakat sebanyak 18 destinasi dan saat ini sekitar 32 destinasi wisata yang telah dikelola sehingga penambahan destinasi-destinasi wisata baru yang dikelola masyarakat mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisata di Kabupaten Lambar. 

“Kita melihat bahwa saat ini  wisata di Kabupaten Lambar cukup diminati masyarakat luar, tetapi kita masih memiliki PR dalam rangka mengembangkan pariwisata di Kabupaten Lambar, diantaranya kapasitas Sumber Daya Manusia yang masih terbatas dari segi kualitas maupun kuantitas,” ucapnya

Menurut Tri Umaryani, jika berbicara tiga komponen pendukung pariwisata, yaitu aminitas, atraksi dan aksesibilitas, mungkin masih banyak destinasi wisata yang aksesibilitasnya perlu menjadi perhatian.

“Mudah mudahan dengan adanya dukungan stakeholder dan masyarakat Lambar, tentunya bapak bupati selaku kepala daerah yang juga fokus mengembangkan pariwisata dan kampung kopi, semoga kedepan geliat pariwisata di Lambar semakin meningkat dari tahun ketahun sehingga pada akhirnya Kabupaten Lambar akan meningkat perekonomian daerahnya dari sektor pariwisata dan tentunya kita bermimpi suatu saat Kabupaten Lambar bisa juga menjadi daerah daerah tujuan wisata seperti di daerah Jawa antara lain Banyuwangi dan daerah daerah lainnya,” tutupnya. (lus/mlo)


Pos terkait