Panen Bawang Merah di Bahway Capai 20 Ton Per Hektar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Lampung Barat (Lambar) melakukan peninjauan kegitan panen bawang merah oleh Kelompok Tani (Poktan) Usaha Muda di Pekon Bahway, Kecamatan Balikbukit, Rabu (30/10).

Dalam peninjauan itu, Kepala DPTH Lambar Yedi Ruhyadi S.P., mengaku kagum dengan hasil produksi bawang merah di wilayah itu karena memiliki kualitas yang maksimal sehingga berpotensi membawa kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya



“Hasil panennya sangat maksimal, dan kami lihat umbi bawang merah yang di panen ini tidak kalah dengan yang ada di daerah luar yang memang sudah menjadi sentra besar. Bahkan jika kita kalkulasikan nilai produksinya mencapai 15 hingga 20 ton/hektar,” terang Yedi.

Dengan hasil seperti itu, lanjut dia, kedepan petani juga memahami penanganan pasca panen, sehingga dapat mengurangi resiko kehilangan hasil. Sebab melalui usaha dan kerja keras, tidak menutup kemungkinan nantinya Pekon Bahway bisa menjadi salah satu sentra komoditi pertanian unggulan, termasuk dalam pengembangan bawang merah.

“Hasil panen ini menunjukkan bahwa potensi Kabupaten Lambar terutama di Pekon Bahway sangat luar biasa, tinggal kemauan dan usaha dari petani, sementara untuk harga di tingkat petani kini berkisar Rp 20 ribu/Kg dan di tingkat pasar mencapai Rp25 ribu/kg,” imbuhnya.

Disamping itu, pihaknya akan terus mencoba mengembangkan komoditas tersebut, dengan melakukan kajian serta penelitian agar program tepat guna. Dengan demikian, petani merasakan keuntungan dari semua program-program pemerintah, untuk wujudkan pertanian yang tangguh dan berkelanjutan di daerah itu.

“Secara bertahap kita melakukan pengkajian dengan melakukan pemetaan potensi wilayah di seluruh Kabupaten Lambar, salah satunya dengan membentuk kawasan hortikultura baru,” imbuhnya.

Disamping itu, pihaknya juga berharap pengembangan bawang merah ini dapat menjadi salah satu cikal bakal budidaya bawang merah di Lambar, dan kedepannya mampu memberikan peranan dalam pemenuhan konsumsi dalam negeri.
Seperti diketahui, tahun ini DTPH memilik program penanaman bawang merah total seluas 20 hektar, salah satunya dialokasikan untuk Poktan Usaha Muda Pekon Bahway sebanyak 3 ton.(edi/lus/mlo)



Pos terkait