Panen Perdana Hasil Ujicoba Pupuk Organik Cair

  • Whatsapp

Medialampung.co.id Bupati Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) Dr. Drs. Hi. Agus Istiql, S.H., M.H., didampingi sejumlah kepala OPD, Camat, peratin dan masyarakat Karyapenggawa menghadiri acara panen padi bersama di areal Persawahan Pekon Waynukak, Kecamatan Karyapenggawa, kamis (31/10).

Panen padi bersama itu dilaksanakan untuk melihat hasil penggunaan pupuk organik cair yang digunakan oleh petani sebagai pengganti pupuk kimia yang selama ini digunakan petani Pesbar.

Bacaan Lainnya



Dalam kesempatan itu, Agus Istiqlal mengatakan penggunaan pupuk organik cair itu mampu menghasilkan 14 ton gabah kering setiap hektarnya, hasil produksi tersebut sangat menjanjikan bagi petani padi Pesbar.

“Hari ini kita akan lihat hasil produksi padi menggunakan pupuk organik cari itu, apakah bisa sesuai dengan perkiraan atau tidak, karena apabila sampai 14 ton dalam satu hektarnya, hal ini akan memberikan dampak yang bagus bagi petani,” kata dia

Dijelaskannya, dengan peningkatan jumlah produksi panen gabah kering tersebut merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan pembangunan di bidang pertanian dan tanaman pangan sehingga akan memiliki peranan yang sangat penting dalam rangka mewujudkan stabilitas produksi pangan nasional.

“Untuk itu perlu dilakukan berbagai upaya yang berkelanjutan dan berkesinambungan dalam pelaksanaan pembangunan di bidang pertanian, seperti penggunaan pupuk cair organik ini,” jelasnya.

Menurutnya, apabila membahas tentang stabilitas nasional, maka akan selalu berkaitan dengan ketersediaan pangan yang cukup memadai bagi kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, pemerintah akan selalu berupaya secara maksimal untuk menjamin ketersedian pangan melalui peningkatan hasil pertanian khususnya tanaman padi.

“Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling hakiki, oleh karena itu kebutuhan pangan pada suatu daerah mutlak harus dipenuhi,” terangnya.

Sementara itu, terkait ketersedian areal persawahan sebagai lahan pertanian yang semakin berkurang akibat terjadinya alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan pemukiman, tentu harus menjadi pemikiran kita bersama.

“Sebagai upaya dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan tersebut, maka sangat diperlukan untuk kesamaan persepsi, keterpaduan teknologi dan sinkronisasi dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ditambahkannya, pembangunan bidang pertanian merupakan salah satu prioritas utama yang dilaksanakan di Kabupaten Pesbar dalam upaya peningkatan produksi padi melalui penerapan teknologi dengan menggunakan pupuk organik cair.

“Dengan demikian kegiatan uji coba ini dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk meningkatkan hasil produksi panen gabah mereka, dan petani diharapakan semakin sejahtera,” pungkasnya. (yog/d1n/mlo)



Pos terkait