Pantau Perkembangan PTM, Tim Surveilans Tes Antigen Puluhan Siswa-Guru

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sesuai arahan pemerintah pada pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas akan terus dievaluasi untuk memastikan sejalan dengan upaya pengendalian Covid-19, hal itu yang dilakukan tim surveilans UPT Puskesmas Batuketulis, Kabupaten Lampung Barat di SMPN 2 Batuketulis, Rabu (17/11).

Selain memantau PTM, kegiatan yang dilaksanakan oleh Nakes, unsur pemerintah kecamatan serta TNI-Polri itu sekaligus melakukan testing melalui metode rapid test untuk memastikan tidak ada klaster baru penyebaran Covid-19 disekolah.

Bacaan Lainnya

Memimpin kegiatan itu, Kepala UPT Puskesmas Batuketulis Sarwo Edi Wahono S.K.M, menuturkan, pemantauan PTM di sekolah dilakukan memastikan standar operasional kesehatan telah berjalan sehingga kegiatan belajar mengajar berjalan dengan aman, baik untuk para siswa maupun para tenaga pendidik.

“Kegiatan yang kami lakukan meliputi pelacakan dan testing dengan metode rapid antigen, dan hasil testing dari total 69 warga sekolah baik SD maupun SMP negatif Covid-19,”ujarnya.

Dijelaskannya, kegiatan itu mengacu pada Surat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor :SR.04.01/II/3701/2021,Perihal Pelaksanaan Surveilans Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas dan Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor: 045.2/202/XI/posko/2021 tanggal 1 November 2021. Perihal Peningkatan Capaian Vaksinasi dan Antisipasi Penyebaran Covid-19 pada Libur Natal dan Tahun Baru. 

“Berdasarkan surat edaran itu, maka perlu dilakukan Survei ke seluruh warga satuan pendidikan secara berkala atau minimal satu bulan sekali dengan metode Active Case Finding (jemput bola), random test (test acak), pendekatan pool test (pengujian kelompok),”jelasnya.

Dikesempatan itu, pihaknya turut melakukan sosialisasi untuk memastikan pelaksanaan PTM menjalankan protokol kesehatan dengan melengkapi sarana penunjang prokes, serta menjalankan peran Satgas Covid-19 di level sekolah.

“Kita tidak tahu kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir, karenanya yang terpenting adalah pencegahan, semoga upaya yang terus kita lakukan mulai dari disiplin prokes hingga vaksinasi dapat segera memutus mata rantai penularan Covid-19,” harapnya.(edi/mlo)

Pos terkait