Parosil Hadiri Temu Lapang Persiapan Tanam Kedelai

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus, menghadiri kegiatan temu lapang dalam rangka persiapan tanam kedelai di Dusun Way seluang, Pekon Kota besi Kecamatan Batubrak Kamis (21/11).

Dalam kegiatan temu lapang yang dihadiri para petani di wilayah setempat  itu, Parosil menyampaikan bahwa pemerintah dan seluruh masyarakat tani Indonesia harus gigih dalam melaksanakan program peningkatan produksi pangan. Sebab Presiden Republik Indonesia secara tegas menginstruksikan pentingnya swasembada padi/beras dan bahan pangan lainnya seperti jagung dan kedelai.

Bacaan Lainnya



“Dalam kesempatan ini saya ingin mengingatkan kepada kita semua bahwa upaya peningkatan produksi pangan ini juga harus diikuti dengan upaya-upaya menjaga kelestarian sumber daya lahan dan air, serta kesuburan tanah,” kata Parosil.

Kemudian, lanjutnya, berdasarkan visi untuk terwujudnya Lampung Barat Hebat dan sejahtera salah satu langkah yang harus di lakukan adalah meningkatkan perekonomian yang berorientasi pada agrobisnis. Sebab ketika perekonomian meningkat maka masyarakat akan sejahtera, untuk itu ia berharap masyarakat khususnya petani dapat ikut dalam mewujudkan ketahanan pangan karena ketahanan pangan adalah tujuan utama dalam program pembangunan pertanian.

“Terpenuhinya pangan untuk negara hingga individu adalah tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan,” kata dia seraya menambahkan dalam hal ini untuk mencapai tujuan tersebut pemerintah akan terus berupaya meningkatkan produksi pangan melalui berbagai teknologi.

Sementara itu, kepala dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Yedi Ruhyadi, S.P., menambahkan bahwa melalui Direktorat jendral tanaman pangan Kementerian Pertanian RI memberikan bantuan tanaman tumpang sari padi dan kedelai. Khususnya untuk Lambar pada 2018 kecamatan Batubrak mendapat alokasi penanaman kedelai 500 Hektar dan berhasil sehingga peningkatan pendapatan dapat meningkat.

“Sementara untuk tahun 2019 di Kecamatan Batubrak kita salurkan padi gogo sebanyak 27 Ton untuk 39 kelompok tani yang tersebar di 1.080 Hektar lahan, kemudian benih kedelai sebanyak 38.675 Ton untuk total luas lahan 1.105 Hektar serta disusul bantuan dari Dirjen tanaman pangan yang memberikan 25 unit pompa air untuk 25 kelompok tani,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait