Parosil Hadiri Visitasi Tim Penilai Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Provinsi di Puska Mandiri

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, didampingi Ketua TP-PKK Lambar Partinia, menghadiri langsung penilaian (visitasi) Lomba Perpustakaan Pekon (desa) tingkat Provinsi Lampung 2021, oleh Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Lampung. di Perpustakaan Puska Mandiri Pekon Puramekar, Kecamatan Gedungsurian, Jumat (25/6).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, kemajuan suatu masyarakat dapat dilihat dari kemajuan literasi daerah tersebut. “Allah Subhanahu Wata’ala perintah pertamanya dalam surat Al-Alaq adalah membaca (Iqro’). Membaca adalah kemampuan dasar Literasi,” terang Bupati 

Bacaan Lainnya

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Yuda Setiawan, S.Ip., Perpustakaan Puska Mandiri Pekon Puramekar menjadi perwakilan kabupaten, setelah dinyatakan sebagai pekon terbaik dalam mengelola perpustakaan pekon.

Dijelaskan lomba tingkat Provinsi ini dimulai dengan seleksi berkas dan ketika dianggap memenuhi syarat maka dilakukan visitasi (kunjungan) oleh tim penilai. 

Sementara diterangkan Kabid Pelayanan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca, Salman, S.H, M.H., perpustakaan Puska Mandiri Puramekar, telah masuk nominasi enam besar sehingga dilakukan visitasi dan dinilai Tim penilai provinsi yang dipimpin Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung Dra. Ratna Dewi, M.M.

“Tim penilai yang turun hari ini dari Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) dan perwakilan komunitas baca, dan dari Dinas PMP Provinsi Lampung,” terangnya.

Sementara Peratin Puramekar Anderi mengungkapkan, kesiapan masyarakatnya memajukan perpustakaan berbasis literasi inklusi sosial masyarakat.

“Salah satu program unggulannya adalah pengembangan edukasi wisata baca, yang satu spotnya perpustakaan Puska Mandiri di lokasi wisata,” ungkapnya.

Dan karena pekon Puramekar punya wisata pustaka unggulan yaitu area terbuka literasi danau mini yang ramai dikunjungi masyarakat. Area danau mini yang akan dikembangkan dan melibatkan perpustakaan di dalamnya.

“Pengembangan perpustakaan pekon puramekar ini melibatkan semua elemen masyarakat termasuk pokdarwis dan pelaku umkm,” ujar peratin.

Ia pun melanjutkan bahwa keberadaan perpustakaan pekon dapat dibuktikan dengan pengembangan produk yang berasal dari bahan bacaan yang ada di perpustakaan. Seperti kripik pisang, kripik singkong, ketrampilan anyaman dari bambu, kerajinan batik eko print.

Selain itu juga dibuat perpustakaan mini di gazebo pondok baca di samping area perpustakaan Puska Mandiri.

Harapannya perpustakaan Puska Mandiri semakin banyak dikunjungi masyarakat dan dimanfaatkan sebagai wadah kegiatan bagi masyarakat dalam rangka transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dan masyarakat paham betapa pentingnya literasi dan literasi untuk kesejahteraan (r1n/mlo)


Pos terkait