Parosil Hadiri Wisuda 483 Warga Baru PSHT Lambar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus, dan Ketua DPRD Sementara Lambar Edi Novial, S.Kom., menghadiri malam pengesahan dan wisuda warga baru 483 orang warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lambar, di Padepokan PSHT Pusat Madiun, di Lingungan Serdang, Kelurahan Waymengaku Kecamatan Balikbukit, Sabtu malam (7/9).

Dalam sambutannya, Pakcik—sapaan Parosil Mabsus—menyampaikan pesan,  bahwa pihaknya berharap ilmu bela diri yang telah didapatkan agar dijaga dan dipelihara untuk diri sendiri, keluarga, untuk bangsa dan negara terutama untuk PSHT, jangan pernah ada ego atau rasa tinggi hati.

Bacaan Lainnya



”Hal-hal positif yang selama ini telah disumbangkan harapannya untuk saudara-saudara yang malam hari ini akan disahkan mari bersama berikan kontribusi untuk pembangunan dan kemajuan Lambar tercinta,” ungkapnya.

Kemudian, ia mengajak kolaborasi warga PSHT dengan pemerintah agar terus dilanjutkan untuk mewujudkan Lampung Barat hebat dan sejahtera. Kehadiran PSHT, kata dia, sangat dibutuhkan untuk merawat kebhinekaan dengan adanya persaudaraan dan kebersamaan dalam persatuan dan kesatuan.

”Sehingga dapat menghindari paham radikalisme yang saat ini sedang marak karena adanya media sosial maka kita harus jadi pengguna media sosial yang baik dengan menyebarkan berita yang baik dan benar, jauhi berita bohong dan ujaran kebencian,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Cabang PSHT Lambar Sugiono Adi Pranoto mengungkapkan, pihaknya bersyukur bahwa tahun tahun ini jumlah warga PSHT yang disahkan atau diwisuda meningkat dari tahun sebelumnya, terlebih salah satu warga yang diwisuda ialah Bambang Dwi Saputra, yang juga merupakan anggota DPRD Lambar.

”Saya menegaskan Cabang PSHT yang disini merupakan cabang PSHT yang resmi, kita juga memiliki hak paten dari Pemerintah Pemkab Lambar,” tegasnya.

Sementara, sambutan dari Ketua Pusat PSHT Madiun diwakili oleh Sujarwo,  mengungkapkan PSHT selalu mengesahkan warga barunya pada bulan Muharram. Saat ini banyaknya timbul perpecahan karena kemajuan teknologi, untuk itu diharapkan warga PSHT lebih menyaring berita-berita yang dapat menimbulkan perpecahan.

”Selain itu sudah 90 tahun PSHT berdiri, jagalah selalu Persaudaraan PSHT agar tidak terjadi perpecahan, persaudaraan yang tidak memandang suku manapun,” pungkasnya.

Kegiatan berakhir pukul 22.30 WIB dilanjutkan dengan Prosesi Kegiatan Khusus anggota PSHT (Pengesahan Warga PSHT). Pelaksanaannya mendapatkan pengamanan terbuka dan tertutup oleh personil Polres Lambar, Kodim 0422, dan Polsek Balikbukit. (nop/lus/mlo)



Pos terkait