Parosil : Lambar Butuh Pabrik Pakan Ikan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Selain dikenal dengan hasil perkebunan kopi yang besar, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) juga memiliki potensi tak kalah besar dibidang perikanan air tawar. Dan hingga kini potensi tersebut saat ini terus berkembang pesat, seperti di Kecamatan Lumbokseminung, Sumberjaya dan sekitarnya.

Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus, menyebutkan apa yang telah digapai di bidang perikanan tersebut masih memiliki potensi yang sangat besar untuk terus dikembangkan, hal itu diyakini berkat dukungan sumber air bersih yang dimiliki Bumi Beguai Jejama Sai Betik tersebut.

Bacaan Lainnya



Dan terkait itu, pihaknya berharap kepada pemerintah pusat, untuk dapat menyalurkan bantuan mesin (pabrik) pembuatan pakan (pelet), lantaran salah satu kendala belum maksimalnya pengembangan budidaya ikan tersebut karena terbentur tingginya harga pelet.

Di hadapan Ketua Komisi IV DPRD Lambar Sudin, S.E., bersama warga utusan 600 Kelompok Tani (Poktan) Lambar pada acara kunjungan kerja (kunker) perorangan, dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat.

Parosil Mabsus miminta agar bantuan mesin pembuatan pakan dapat disalurkan sebagaimana bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang telah diberikan.

Sementara dikatakan Sudin,  harapan yang disampaikan Parosil, sejalan dengan cita-cita yang dijalankan dimana dalam upaya pengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang perikanan pihaknya  telah mendirikan perguruan tinggi perikanan di Kabupaten Pesawaran.

Terlebih bagi masyarakat yang hendak belajar di perguruan tersebut tidak dipungut biaya alias gratis. “Tujuan utama perguruan itu kami dirikan adalah untuk mencetak tenaga yang mumpuni di bidang perikanan agar siap pakai,” ungkapnya.

Ketua Paguyuban Masyarakat Tani (PMT) Lambar Winarno, menyebutkan saat ini memang telah digulirkan pembagian alsintan termasuk mesin pembuatan pakan yang penerapannya dilakuakan oleh kelompok tani.

“Untuk Lambar sudah tiga kelompok yang mendapatkan bantuan mesin pembuatan pakan, kami harap seluruh kecamatan yang punya potensi budidaya ikan bisa memperoleh mesin itu,” tandasnya.(ius/mlo)



Pos terkait