Parosil Resmikan Sekolah Kopi Kebanggan Masyarakat Lambar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Meskipun jumlah peserta yang hadir dibatasi karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, namun tidak mengurangi kemeriahan peresmian Sekolah Kopi, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) oleh Bupati Parosil Mabsus. 

Seperti diketahui, di era kepemimpinan Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin ini telah dibangunan Sekolah Kopi yang terletak di Pekon Sukajaya, Kecamatan Sumberjaya. 

Bacaan Lainnya


Hal itu tentunya sebagai upaya Pemkab Lambar dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Bumi Beguai Jejama Sai Betik tersebut yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani dengan berkebun kopi robusta. 

Dalam acara tersebut hadir diantaranya, Anggota DPRD Lambar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Lambar, seperti Kadis Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Ir. Agustanto Basmar, M.Is., Kabag Humas dan Protokol Pemkab Lambar Mazdan, M.M., Danramil 422/06 Sumberjaya Kapten Asyadi, Kasat Lantas Polres Lambar AKP Bambang Dwi Santosa, S.H., Kejari Lambar, Camat Sumberyaya, Agus Supriatna, S.p., Peratin Sukajaya Wiwin Wardoyo, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Kelompok Tani (Poktan), dan perwakilan petani kopi tersebar di Lambar. 

Pada kesempatan itu Parosil sekaligus memberikan bantuan secara simbolis beberapa bantuan, seperti  mesin pemotong rumput, terpal, benih kopi, lada, dan pala serta beberapa bantuan lainnya. 

Pada pidatonya Parosil yang diberi sebutan Bupati Kopi tersebut berharap, dengan telah diresmikanya Sekolah Kopi dapat meningkatkan pengetahuan, sekaligus bidang pemberdayaan kopi di Lambar terutama oleh petani kopi.

“Program sekolah kopi merupakan program yang sangat inovatif,dan mendapat apresiasi dari Kementerian Pertanian,” tegasnya. 

Parosil juga menginginkan keberadaan Sekolah Kopi juga menghasilkan dan mendatangkan sumber pendapatan masyarakat Lambar.

Pada kesempatan tersebut Parosil kembali mengingatkan menghadapi pandemi Covid-19 yang belum berakhir agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) selalu gunakan masker,jaga jarak, biasakan cuci tangan menggunakan sabun.

“Mari kita berdoa semoga wabah Pandemi ini segera berakhir,sehingga kita bisa beraktifitas normal seperti biasanya,” harapannya. 

Sementara Kadisbunak Lambar Agustanto Basmar, dalam pengebangan perkebunan kopi ke depannya akan diunggulkan klon-klon kopi yang berkualitas. Selain itu target kopi Dua Ton per hektar akan mampu dicapai melalui penambahan wawasan berkebun diantaranya melalui Sekolah Kopi.

“Pembangunan Sekolah Kopi yang menjadi Bapak Bupati Parosil Mabsus merupakan satu-satunya sekolah kopi di Indonesia, dimana fungsinya sebagai tempat untuk belajar petani kopi milenial,” tegasnya. 

Dalam acara itu panitia tampak sangat mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes), hal tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona, yang hingga saat ini masih terjadi. (r1n/mlo)




Pos terkait